Yuk! Lihat dari Dekat, Kerennya Layanan Puskesmas Kecamatan Sempu Banyuwangi

Sempu, Banyuwangi, Sekarang semakin banyak puskemas yang keren. Misalnya saja Puskesmas Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Jawa Timur. Meski berada di kecamatan, namun puskesmas ini punya layanan ‘rasa’ rumah sakit (RS).

Di bagian pendaftaran, ada loket khusus untuk pasien yang merupakan ibu hamil dan lanjut usia (lansia). “Ibu hamil dan lansia langsung dilayani. Nomor telepon darurat langsung disebar,” kata Kepala Puskesmas Sempu, Hadi Khusairi kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang tengah berkunjung, Senin (16/5/2016).

Loket pendaftaran Puskesmas Sempu (Foto: Aditya)

Tak hanya itu di meja pendaftaran pasien juga terpampang nama petugas dan nomor telepon. Misalnya pada Senin ini yang terpampang adalah nama Nyoman.

“Kalau misal ada yang komplain bisa SMS lalu dilaporkan ke kepala puskesmas atau menuliskan di kertas keluhan. Nanti keluhannya kami tempel di mading dan di sebelahnya penanganannya,” terang Hadi.

Mading berisi keluhan pasien. (Foto: Aditya)

Bupati Anas joke mengapresiasi adanya pelayanan yang dekat dengan warga seperti ini. Dia joke memuji fasilitas yang ada di Puskesmas Sempu.

 

Baca juga: Puskesmas Kecamatan Jadi RS Tipe D, Bagaimana Nasib Puskesmas Kelurahan?

“Jadi pasien puskesmas kalau mau daftar cukup telepon. Petugas ada no HP, bisa komplain langsung atau mengisi ke kotaknya. Ruang tunggu ada TV jadi pasien nggak bosen. Ada layanan khusus BPJS, khusus lansia dan ibu hamil jadi mereka tidak mengantre. Pembangunan gedung bukan nomor satu, yang penting pelayanan,” kata Anas.

Tak hanya berkeliling meninjau puskesmas, Bupati Anas juga sempat menyalami salah seorang pasien berusia senja dan menanyakan keluhannya. Nenek itu tampak malu-malu ketika bersalaman dengan orang nomor satu di Banyuwangi itu.

Bupati Anas menyapa salah satu pasien. (Foto: Aditya)

“Saya sakit perut. Kebiasaan periksa di sini, sudah cocok dan dekat dengan rumah,” ujar Mursiyah yang tinggal di Jambewangi dalam bahasa regulating atau bahasa daerah setempat.

Anas kemudian menambahkan pembangunan harus merata. Setiap desa harus memiliki inovasi agar masyarakatnya maju. Desa harus memiliki kemandirian agar tidak bergantung pada pemerintah kabupaten (pemkab).

“Jadi daerah inovasinya tidak dari atas tapi dari bawah. Dengan picture positif ini dampaknya banyak. Ini tadinya kita juga kekurangan dokter praktik sekarang banyak yang mau magang di Banyuwangi. Banyuwangi jadi favorit sekarang,” jelas Anas dengan bangga.

Bupati Anas membaca keluhan warga di mading. (Foto: Aditya)

“Sekarang kita dorong one module one inovation,” imbuhnya.  

Puskesmas Sempu memiliki fasilitas 13 bed untuk pasien rawat inap. Ada pula pojok laktasi untuk ibu menyusui, ruang periksa khusus lansia dan pasien khusus BPJS.

Baca juga: Ada Puskesmas Megah di Tambora, Tapi Kok Sepi Pengunjung?

(ams/vit)

More banyuwangAi ...