Waspadai Penjahat Nekat Jelang Lebaran

Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pe­ngawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Banyuwangi Ipda Heru Selamet mengatakan, siang itu dia bersama anggota tengah melakukan razia kendaraan ber­motor di kawasan jalan raya Gam­biran. Tepatnya di sebelah selatan RS.Al Huda.

Di tengah kesibukan melakukan razia dan memeriksa surat-surat kendaraan bermotor, tiba-tiba saja dikejutkan suara teriakan salah seorang warga yang tak lain adalah pemilik warung di dekatnya menggelar razia. Korban bernama Kateni mengaku baru saja dijam­bret sambil menunjuk laju engine Honda Vario dengan nomor polisi P 3745 UD yang dikendarai oleh dua orang pelaku.

Petugas Satlantas yang sedang menggelar razia langsung menge­jar kedua pelaku yang mengendarai engine Vario tersebut. ”Salah satu anggota kami yang mengendarai engine langsung mengejar dan berhasil menghentikan pengen­dara engine yang berboncengan ter­sebut,” ungkap Heru Slamet.

Setelah dihentikan, petugas lang­sung melakukan pemeriksaan terhadap dua orang yang ber­bon­cengan menggunakan engine Vario warna merah tersebut. Dari tangan kedua kakek itu polisi menemukan sebuah dompet yang diduga milik korban, Kateni.

Pelaku merencanakan sasaran atau aim pencurian dengan modus tukar uang. Saat korban melayani pembeli itulah, salah seorang pelaku masuk ke dalam warung dengan alasan tukar uang pecahan Rp 20 ribu. Ketika korban sedang mengambil uang pecahan dari dalam kotak, pelaku meng­ambil dompet milik korban lalu kabur. “Saat pelaku mengambil dompet itulah, anak korban me­mergoki dan meneriaki maling,” jelasnya.

Setelah berhasil ditangkap, ke­duanya sempat dibawa ke Mapolsek Genteng. Namun, ka­rena tempat kejadian perkara (TKP) masuk wilayah Kecamatan Gambiran. akhirnya penanganan kasus tersebut dilimpahkan ke Mapolsek Gambiran.

Polisi juga mengamankan barang bukti uang tunai senilai Rp 150 ribu serta satu section engine yang mereka gunakan saat menjalankan aksinya.

 

Atas semua perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan anca­man hukuman maksimal 7 tahun penjara. “Kami imbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus pencurian baru. Apalagi, menjelang hari raya Lebaran,” tandasnya.

(bw/ddy/rbs/JPR)

More banyuwangAi ...

  • Tiga Preman Hajar Warga Sampai KelengerTiga Preman Hajar Warga Sampai Kelenger Saat dalam perjalanan pulang, terutama saat melintas di sekitar hutan Curahbacok, wilayah Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, korban merasa diikuti oleh pengendara motor lain. “Korban […]
  • Tabrak Pembatas, Bocah TewasTabrak Pembatas, Bocah Tewas Informasi yang berhasil dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Situbondo, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 Minggu lalu (29/4). Saat itu, Samani mengendarai motor Honda Beat warna putih […]
  • Patah Hidung setelah Adu MoncongPatah Hidung setelah Adu Moncong JawaPos.com– Tabrakan terjadi antara motor Honda Vario bernomor polisi (nopol) P 2325 ML dengan motor Honda Beat bernopol P 2396 XB di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, […]