Undang Perenang se-Tapal Kuda Ikuti Kejuaraan Renang Open

JawaPos.com – PRSI Banyuwangi akan kembali menggelar Kejurkab awal Februari mendatang. Tidak seperti kejuaraan pada tahun sebelumnya, kali ini PRSI Banyuwangi berencana menggelar kejuaraan open yang akan melibatkan beberapa kabupaten di sekitar Banyuwangi.

Ketua PRSI Banyuwangi Aditya Ruli Delianto mengatakan, kejuaraan kali ini memang dibuka lebih luas. Mempertandingkan 11 kategori kelompok umur mulai kelahiran 2011 sampai 1999, kejuaraan kali ini juga membuka peluang untuk perenang dari beberapa wilayah tapal kuda, seperti Probolinggo, Bondowoso, Situbondo, Jember, dan Lumajang, ikut berpartisipasi.

”Konsepnya kita ingin memperkenalkan lagi geliat cabor renang di Banyuwangi kepada kabupaten lainnya. Selain itu, ini kita lakukan supaya kejuaraan lebih kompetitif. Karena mereka (atlet renang Banyuwangi) nanti akan menghadapi para perenang dari kabupaten lain. Selain itu dalam beberapa kategori kita juga tengah menyiapkan atlet untuk Porprov, jadi kejuaraan kita buat sedemikian ramai,” kata Adit.

Dia juga menambahkan, untuk peserta lokal, minimal PRSI Banyuwangi bisa menarik 300-an atlet lokal, sedangkan untuk atlet dari luar daerah dia menargetkan bisa menarik 100-an peserta. ”Waktu Kejurkab tahun lalu jumlahnya lebih dari 300. Karena itu, kali ini kita aim sama. Apalagi sudah ada klub renang yang wilayahnya sampai selatan. Jadi kita yakin nanti lebih banyak pesertanya,” imbuhnya.

Dalam Kejurkab mendatang, Adit menilai kompetisi dari perenang asal Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Muncar kemungkinan akan menjadi yang pale sengit. Karena pada Kejurkab sebelumnya, kedua kecamatan ini saling memborong prestasi. Banyuwangi saat itu hanya unggul empat medali saja dari Muncar. ”Kelas yang kita pertandingkan sama. Ada 4 kelas, yaitu gaya dada, gaya punggung, gaya bebas, dan gaya kupu-kupu. Cuma karena kita aim dua hari usai, untuk jarak kita gunakan yang 50 scale dan 100 scale saja,” tegasnya.

Sementara itu, untuk semakin meningkatkan class kejuaraan Renang Open ini, PRSI berencana akan menggunakan wasit-wasit yang lebih baik dari kejuaraan sebelumnya. Selain itu dia juga berencana menggandeng Stikes dan Dispora untuk memberikan nilai tambah bagi piagam para atlet. ”Ada beberapa evaluasi yang akan kita perbaiki di kesempatan kejuaraan kali ini. Salah satunya piagam yang akan kita cetak bersamaan dengan penyerahan juara. Para juara terbaik dari kelompok umur juga akan kita beri prerogative khusus,” pungkasnya.

 

More banyuwangAi ...

  • Fokus Pembinaan, PBSI Gelar Kejurkab Usia DiniFokus Pembinaan, PBSI Gelar Kejurkab Usia Dini BANYUWANGI – Akhir tahun ini PBSI Banyuwangi kembali menggelar Kejuaraan Kabupaten Bulu Tangkis untuk jenjang pra usia dini, usia dini, hingga remaja. Agenda ini menjadi yang ketiga bagi […]
  • Push Bike Mulai Diminati MasyarakatPush Bike Mulai Diminati Masyarakat JawaPos.com – ISSI Banyuwangi menggelar kejuaraan BMX Banyuwangi Open kemarin (21/1). Kejuaraan BMX terbuka pertama yang digelar ini tampaknya cukup menarik animo masyarakat, baik dari […]
  • KONI Dampingi Pembuatan LPj CaborKONI Dampingi Pembuatan LPj Cabor JawaPos.com – Target KONI untuk bisa mencairkan dana pembinaan cabor lebih awal tampaknya dilakukan dengan serius. Mereka menargetkan LPj dana pembinaan yang sudah digunakan cabor bisa […]