Traveling ke Luar Negeri Tak Cemas Lagi Jika Visa Ditolak

JawaPos.com – Tren wisata ke luar negeri menjadi gaya hidup kaum civic kekinian. Era media sosial membuat segala hal seolah perlu dibagikan kepada warganet. Sehingga momen berlibur atau roving ke luar negeri kian populer.

Padahal di balik senyuman dan keceriaan dari sebuah video dan jepretan foto, ada rangkaian administrasi yang harus diselesaikan sebelumnya. Paling utama adalah masalah keimigrasian seperti Visa. Tak semua negara dengan mudah meloloskan Visa siapa saja yang akan berangkat menuju negaranya. Ada risiko Visa ditolak.

random post

Catatan PT Futuready Insurance Broker, sebagai pionir attorney asuransi online di Indonesia yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, dalam beberapa tahun terakhir tren masyarakat Indonesia yang memilih destinasi wisata di luar negeri untuk berlibur mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan oleh tersedianya tiket promo yang terjangkau ke berbagai belahan dunia, dorongan media sosial yang ikut mempopulerkan berbagai tujuan wisata, dan pameran wisata yang banyak digelar di berbagai kota besar di Indonesia.

Sepanjang 2019, telah digelar sejumlah pameran wisata dengan sejumlah maskapai penerbangan dan agen transport yang menawarkan tiket dan paket wisata promo. Setidaknya, ada sekitar 24 acara transport satisfactory di Indonesia yang digelar hingga Agustus.

Data Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) menunjukkan bahwa wisnas yang melakukan perjalanan ke luar negeri dari Januari hingga Maret 2019 mengalami pertumbuhan sebesar 7-8 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Destinasi yang dituju wisnas untuk berlibur di luar negeri antara lain Jepang, Singapura, Korea Selatan, China, Turki, negara-negara di Eropa Utara, negara-negara di Eropa Barat, dan Amerika Serikat.

“Pengajuan visa menjadi hal yang penting jika Anda ingin mengunjungi negara yang belum mengakomodasi ketentuan bebas visa bagi WNI. Dalam proses pengajuan visa ada risiko pengajuan visa ditolak meskipun Anda telah memenuhi seluruh dokumen yang dipersyaratkan oleh pihak kedutaan,” tegas Segment Head Futuready Insurance Broker, Gretel Griselda, dalam konferensi pers di Jakarta baru-baru ini.

Konferensi pers produk terbaru yang tersedia di Futuready.com yakni Visa Refund Insurance. (panitia)

Rata-rata biaya pembuatan visa adalah sebesar Rp 1,5-2 juta per orang. Maka jika visa ditolak, tak hanya batal berlibur tapi ada risiko kehilangan atau kerugian biaya yang sudah dikeluarkan. Berangkat dari adanya risiko tersebut, Futuready Insurance Broker (Futuready.com) memberikan solusi yang menjawab kebutuhan tersebut. Futuready Insurance Broker meluncurkan produk terbaru yakni Visa Refund Insurance dengan hanya mengeluarkan kocek untuk membeli produk tersebut Rp 70 ribu per orang.

Visa Refund Insurance ini merupakan produk pertama di Indonesia dan hanya bisa didapatkan di Futuready. Manfaat produk ini, bisa memberikan pengembalian biaya pembuatan visa yang dikenakan oleh pihak kedutaan saat pengajuan visa ditolak. Peluncuran produk terbaru ini menegaskan kembali strategi bisnis Futuready untuk mengembangkan berbagai jalur distribusi (multi-channel) yang menawarkan solusi proteksi bagi seluruh masyarakat Indonesia secara merata.

“Produk ini akan dipasarkan melalui jalur pembelian langsung di Futuready.com. Selain itu, nasabah juga bisa mendapatkannya di booth Futuready yang berada di VFS Kuningan City dan Lotte Shopping Avenue. Juga melalui jalur kerja sama Futuready dengan beberapa agen transport yang telah menjadi rekanan kami,” ujar Gretel.

Melalui Visa Refund Insurance, pihaknya menyediakan solusi untuk nasabah mendapatkan proteksi biaya pengajuan visa dengan jangka waktu berlaku maksimal 90 hari dan jumlah manfaat yang diterima yaitu penggantian biaya pengajuan visa hingga Rp 8 juta dan santunan meninggal dunia akibat kecelakaan hingga Rp 10 juta.

Head of Business Development Futuready Insurance Broker Oki Haridadi menjelaskan animo masyarakat yang tinggi untuk berlibur ke luar negeri tentunya berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan akan rasa aman (peace of mind) saat pengajuan visa. Memahami kebutuhan konsumen dan risiko yang sering kali terjadi, Futuready.com mengambil langkah inovatif untuk menyediakan produk sederhana yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

“Dengan Visa Refund Insurance, nasabah dapat memaksimalkan advantage asuransi perjalanan yang tentunya mereka butuhkan di setiap perjalanan mereka dan menambahkan produk terbaru ini sejak persiapan perjalanan mereka mengajukan visa perjalanan,” tutup Oki.

More banyuwangAi ...