Tiga Tahun Gagal Raperda IPPT Dibahas Lagi

Dia merinci, tiga raperda baru yang akan segera dibahas meliputi raperda tentang pasar rakyat atau pasar tradisional, raperda tentang kabupaten layak anak, dan raperda tanaman organik. “Sedangkan satu raperda yang lain, kami akan melanjutkan pembahasan raperda yang belum tuntas dibahas tahun 2015, yakni raperda IPPT,” ujar politikus Partai Golkar tersebut tadi malam (5/5).

Ruliyono menjelaskan, tiga tahun lalu pembahasan raperda IPPT tidak tuntas. Salah satu kendalanya adalah wafatnya sang ketua panitia khusus (pansus) Raperda IPPT DPRD Banyuwangi kala itu, yakni Zainal Arifin Salam.

Selain faktor meninggalnya Zainal Arifin Salam, eksekutif dan legislatif juga belum mencapai kesepakatan terkait beberapa klausul penting dalam rancangan perda tersebut. “Nah, raperda IPPT tersebut telah dimasukkan module pembentukan peraturan daerah (Propemperda) 2018 dan akan segera dibahas,” tutur Ruliyono.

Ruliyono menambahkan, rencananya Badan Musyawarah (Banmus) DPRD akan menggelar rapat penjadwalan pembahasan empat raperda tersebut pada Senin besok (7/5). “Selanjutnya digelar rapat paripurna inner untuk mendengar pemaparan masing-masing pengusul raperda inisiatif terhadap rancangan produk hukum yang mereka ajukan,” pungkasnya. (sgt/als)

(bw/sgt/ics/JPR)

More banyuwangAi ...

  • Sering Ditanyakan, Perda Syariah Masih Tunggu JuknisSering Ditanyakan, Perda Syariah Masih Tunggu Juknis Dalam beberapa kali kesempatan, kata Khusnan, eksekutif hanya memberikan jawaban masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) di atas. ”Eksekutif mengaku […]
  • Sofiandi Pimpin Pansus Raperda IPPTSofiandi Pimpin Pansus Raperda IPPT JawaPos.com - DPRD Banyuwangi merealisasikan rencana untuk melanjutkan pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang izin penggunaan dan pemanfaatan tanah (IPPT). Dewan telah […]
  • 11 DPC Ajukan Mosi Tidak Percaya11 DPC Ajukan Mosi Tidak Percaya BANYUWANGI – Internal Partai Persatuan Indonesia (Perindo) bergolak. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perindo Banyu­wa­ngi Khairul Falah, “diserang” mosi tidak percaya oleh 11 […]