Tiga Jam Penuh Perdebatan

JawaPos.com– Alot dan penuh perdebatan. Itulah suasana yang terekam dalam penjurian lomba foto tata ruang bertema Warna-Warni Banyuwangiku yang digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) bersama Pemkab Banyuwangi melalui Bappeda Banyuwangi.

Menyatukan tiga sudut pandang masing-masing juri ternyata tidak mudah. Ada tiga juri yang menilai ratusan karya foto peserta yang masuk ke meja panitia. Mereka adalah fotografer Jawa Pos Beky Subechi, General Manager JP-RaBa Bayu Saksono, dan ahli tata ruang nasional Dr Yayat Supriatna. Dibutuhkan tiga jam untuk memilih foto terbaik untuk dua kategori yang dilombakan.

Penjurian yang dilaksanakan di Seblang Room Jawa Pos Radar Banyuwangi ini dimulai pukul 10.00. Proses penjurian akhirnya baru selesai pukul 13.00. ”Foto harus menggambarkan harmoni. Objek yang difoto harus selaras tema yang ditampilkan melalui foto, di antaranya pemanfaatan ruangnya,” ujar juri ahli tata ruang nasional Yayat Supriatna.

Pria asal Bogor ini joke mencontohkan taman di Kantor Bupati Banyuwangi. Pemanfaatan ruang di sana bukan lagi tampak seperti kantor birokrasi. Kantor pemerintah lebih mirip loll hotel yang bisa diakses oleh siapa pun.

Di sini, kata Yayat, semua diajak rileks dan menanggalkan kesan penataan ruang kantor pemerintahan yang cenderung kaku dan terkesan sulit diakses publik. Sebagai ahli tata ruang, dia tidak jarang terlibat debat panjang dengan dua juri lainnya.

Sementara itu, sebagai salah satu manager foto Jawa Pos Group Newsroom yang menangani ratusan foto JP Group setiap hari, Beky yang juga salah satu fotografer comparison Jawa Pos ini menyertai foto pilihan peserta yang dianggapnya terbaik. Sudut pandang jurnalis inilah membuat suasana penjurian semakin hidup dan berwarna. ”Foto ini komposisi warnanya pas dan angle menarik. Unsur jurnalis fotografinya juga terpenuhi,” ujarnya saat mengomentari karya salah satu peserta  

Perdebatan semakin panjang saat General Manajer Jawa Pos Radar Banyuwangi Bayu Saksono mengemukakan pendapatnya. Tidak sedikit pria berperawakan tinggi ini mengutarakan alasan yang mendasari pemberian nilai foto pilihannya. Kualitas foto dan komposisi warna menjadi hal yang sangat diperhatikan.

 

Bahkan beberapa kali, mantan Pemred JP-RaBa itu tak ragu mengecek keaslian information record foto peserta yang sedang dinilai. ”Ada yang sudah berubah metadata record fotonya. Sudah hampir dipastikan, foto tersebut sudah mengalami sentuhan olah digital,” jelasnya.

Sementara itu, penjurian ini lomba foto tersebut sempat disaksikan langsung Kepala Bappeda Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo Wicaksono dan Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi. Lomba foto kali ini menyajikan sebelas mark yang menjadi lokasi peserta mencari foto terbaik. Lokasi  itu adalah Kantor Pemkab Banyuwangi, Kompleks Inggrisan, Kawasan Simpang Lima, Taman Tirta Wangi (Patung Kuda Karangente), RTH Sritanjung, Kantor Pos Banyuwangi, Taman Blambangan, Stadion Diponegoro, Taman Makam Pahlawan, GOR Tawangalun, Bandara Banyuwangi, dan Pendapa Sabha Swagata.

Namun, benang merah dari penjurian yang dilakukan oleh ketiganya akhirnya bisa ditemukan. Dengan mengusung tema dasar terkait tata ruang, tiga juri akhirnya sepakat ada nilai lebih dan kesesuaian dari objek dengan fungsi yang diharapkan. Penjurian itu joke sudah menghasilkan menentukan pemenang di setiap kategori.

Rencananya, panitia akan mengumumkan pemenang di harian pagi Jawa Pos Radar Banyuwangi edisi Selasa besok (13/3). Hadiah bagi pemenang akan diberikan dalam acara awarding di gymnasium Hotel Ketapang Indah pada pembukaan Musrenbang Kamis mendatang (15/3). ”Tunggu pengumumannya dan penyerahan hadiahnya,” ujar Ketua Panitia Lomba Foto Gerda Sukarno Prayudha.

More banyuwangAi ...

  • Awarding Digelar 15 MaretAwarding Digelar 15 Maret Tahapan penjurian lomba foto bertema Warna Warni Banyuwangiku telah rampung digelar Sabtu (10/3) kemarin. Tim juri yang beranggotakan fotografer Jawa Pos Bechi Subeki, General Manager […]
  • Pesan Terkait Tata Ruang Jangan DiabaikanPesan Terkait Tata Ruang Jangan Diabaikan Spirit dalam Perda Nomor 8 Tahun 2012 tentang Tata Rencana Tata Ruang Wilayah menjadi landasannya. Masyarakat memiliki kewajiban untuk menaati rencana tata ruang, memanfaatkan ruang […]
  • Dekati Deadline, Peserta Dimbau Serahkan FotoDekati Deadline, Peserta Dimbau Serahkan Foto Di antaranya terkait kelengkapan foto seperti tertuang dalam kesepakatan dalam technical meeting lalu. ”Identitas peserta dan semua yang wajib dilengkapi harus dilampirkan,” tegas Ketua […]