Ternak Burung Murai Beromzet Jutaan

Beternak burung murai bukan perkara mudah. Fisik burung yang kecil, menjadi kelemahan sendiri karena rentan terhadap serangan penyakit. Suhu yang ekstrim bisa berdampak pada kematian. “Kendala memelihara burung murai itu mati, lepas atau terbang, dan dicuri,” kata­nya.

Tidak itu saja, cuaca yang eks­trem seperti kemarau dan hujan panjang, serta angin yang sangat kencang, juga bisa menyebabkan anakan murai mati karena udara dingin maupun kepanasan. Belum lagi resiko burung dima­kan tikus, sehingga kandang ha­rus tertutup rapat. “Perlu ke­sa­baran, ketelatetan, dan keu­letan agar mampu mengenali karakteristik burung,” jelasnya.

Burung murai jantan anakkan yang masih berumur 1,5 bulan, terang dia, harganya dibandrol Rp 2 juta. Sementara untuk bu­rung murai gacor berumur tujuh bulan, bisa dijual dengan harga Rp 4 juta.

Untuk pasar lokal Banyuwangi, jelas dia, semakin panjang ekor burung murai, maka semakin mahal harganya. Dalam sebulan, Andre bisa menjual antara 10 hingga 15 anakan burung murai. “Lumayan bisa untuk menyam­bung hidup,” tandasnya. (rio/abi)

(bw/rio/rbs/JPR)

More banyuwangAi ...

  • BNI Bagi 250 Bingkisan RamadanBNI Bagi 250 Bingkisan Ramadan Dikatakan, program DigiCare BNI ini dilaksanakan di 17 wilayah yaitu dengan memberikan bing­kisan Ramadan bagi masyarakat kurang mampu dengan total 7.200 paket senilai @Rp 200.000 […]
  • Waduh, Harga Cabai Tembus Rp 72.000Waduh, Harga Cabai Tembus Rp 72.000 JawaPos.com – Siap-siap merogoh kocek lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga Anda bulan ini. Sebab, harga beberapa jenis bumbu masakan naik drastis akhir pekan ini. ”Lakon” […]
  • Harga Meroket, Pedagang dan Pembeli Cabai Sama-Sama MenjeritHarga Meroket, Pedagang dan Pembeli Cabai Sama-Sama Menjerit JawaPos.com - Harga cabai yang naik signifikan membuat sejumlah pedagang dan pembeli menjerit. Bagi pedagang, kenaikan harga ini mengakibatkan penurunan keuntungan dan peningkatan risiko […]