Terkait Laporan PTSL Desa Banyuanyar, Penyidik Panggil Tiga Saksi

BANYUWANGI – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Banyuwangi akhirnya menindaklanjuti laporan warga Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru. Penyidik memanggil tiga orang saksi atas kasus dugaan pungutan liar (pungli) Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di Desa Banyuanyar, Minggu (27/5).

Kasat Reskrim AKP. Panji Prathista Wijaya mengatakan, ketiga orang yang dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan yakni Supriyadi, 48; Juri,51 dan Siri. Ketiganya warga Dusun Krajan, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru.

Ketiganya merupakan pelapor atas kasus dugaan pungli PTSL di Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru. “Kami masih baru panggil saksi pelapor. Tentu semua yang terkait perkara ini akan kami panggil untuk kami mintai keterangan,” jelasnya.

Sementara itu, Supriyadi salah seorang saksi pelapor mengatakan, dia dipanggil menghadap penyidik Tipidkor di Mapolres Banyuwangi pada pukul 10.00.  Secara bergantian, ketiga saksi pelapor dimintai keterangan oleh penyidik. Selama hampir dua jam dimintai keterangan penyidik, dia banyak dicecar pertanyaan seputar terjadinya dugaan pungli PTSL tersebut. “Saya jawab apa adanya seperti yang terjadi di lapangan. Jadi pengajuan tahun 2016 baru terealisasi tahun 2017,” ungkapnya.

Mengenai besaran biaya dugaan pungli PTSL, sesuai dengan kenyataan di lapangan. Awalnya masyarakat dimintai biaya oleh Panitia Pokmas sebesar Rp 700 ribu. Namun, pada tahun 2017 setelah berganti menjadi PTSL, masyarakat kembali diminta uang kembali sebesar Rp 800 ribu. Sehingga sum uang masuk sebesar Rp.1,5 juta. “Saya tidak ikut sebagai peserta PTSL, tapi saya mewakili masyarakat,” jelasnya.

Supriyadi melaporkan Panitia Pokmas PTSL Desa Banyuanyar ke Mapolres Banyuwangi karena dinilai telah meresahkan dan  merugikan masyarakat. Dia juga membawa sejumlah bukti dan menyerakan kepada penyidik yang menangani perkara tersebut.

Beberapa bukti yang dibawa adalah kuitansi pembayaran, susunan panitia dan video rekaman orang-orang yang ikut module PTSL. “Semua bukti yang saya miliki sudah saya serahkan kepada penyidik,” terangnya.

 

Dengan ditanganinya perkara ini, pihaknya mewakili masyarakat peserta PTSL Desa Banyuanyar merasa senang dan gembira. “Harapan kami semoga cepat diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada muatan politis, kita murni demi masyarakat karena melihat ketidakadilan dalam kasus ini,” tandasnya.

More banyuwangAi ...