Terjun ke Sungai, Pemotor Tewas

Setiba di lokasi kejadian yang ja­lannya menikung, terang dia, engine dengan kecepatan tinggi itu menabrak pengaman jembatan. Karena benturan yang cukup keras, korban bersama motornya terpelanting dan jatuh ke sungai dengan kedalaman 15 meter. “Menabrak pembatas jembatan dan kecemplung ke sungai,” terangnya.

Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala, luka lecet pada kaki dan tangan akibat tebentur bebatuan yang ada di dasar sungai. “Korban tewas seketika, kini je­nazahnya di Rumah Sakit Bhakti Husada Krikilan,” ungkapnya.

Warga yang melihat kecelakaan itu, langsung mengevakuasi kor­ban. Saat petugas datang, tidak dite­mukan tanda pengenal. Yang ada hanya foto duplicate Kartu Keluarag (KK) milik korban yang disimpan di jok motornya. “Kami menduga korban bernama Fauzi. Karena nama itu tertera pada KK yang kami temukan,” katanya.

Sementara itu, kecelakaan be­runtun yang melibatkan dua mobil dan satu section engine di Gunung Ku­mitir, Dusun Barurejo, Desa Kali­baru Manis, Kecamatan Kali­baru, terjadi sekitar pukul 05.00, kemarin (13/6). Tidak ada korban dalam kecelakaan itu, tapi ketiga kendaraan itu rusak berat.

Insiden yang melibatkan bebe­rapa kendaraan diantaranya mobil Daihatsu Xenia, bernomor polisi (nopol) DK 1417 GM, mobil Nissan Grand Livina dengan nopol Z 1004 YE, serta satu section engine Yamaha N-Max, dengan nopol P 4773 UR.

Dari keterangan saksi mata, Ro­bin Kholik Setiawan, 47, kecelakaan itu bermula saat mobil Nissan Grand Livina dengan nomor polisi Z 1004 YE yang disopiri Astin Gustiatin, 42, warga Lingkungan Cibulan, Kelurahan/Kecamatan Banjar, Kabupaten Kota Banjar, Jawa Barat, melaju dari arah barat atau Jember.

Setiba di lokasi kejadian, mobil itu tiba-tiba nyeleret ke arah kanan dan menabrak mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi DK 1417 GM warna hitam yang disopiri Anwar Sadat, 46, warga Dusun Kidul Pasar, Desa/Kecamatan Ram­bipuji, Kabupaten Jember. “Mobil Daihatsu Xenia meluncur dari arah timur,” cetus Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Ipda Nanang Wardana.

 

Saat mobil Daihatsu Xenia ditabrak mobil Grand Livina, jelas dia, dibelakangnya ada engine Yamaha N-Max yang dinaiki Kari Raka, 35, warga Desa Jajag, Keca­matan Gambiran. “Jarak engine dengan mobil Xenia dekat dan langsung menabrak,” ungkapnya.

Akibat kecelakaan itu, pengen­dara engine Yamaha N-Max ter­pental dan jatuh ke aspal. Korban menga­lami luka serius dan langsung di­larikan ke Rumah Sakit Graha Medika Yosomulyo, Keca­matan Gam­biran. Sedang dua pengendara mobil Daihatsu Xenia dan Grand Livina hanya startle tanpa ada luka. “Pengendara engine N-Max menga­lami luka patah tulang pada kaki kanan, lukanya tergolong berat,” cetusnya. (kri/abi)

(bw/kri/rbs/JPR)

More banyuwangAi ...

  • Motor Jupiter dan Karisma Adu MoncongMotor Jupiter dan Karisma Adu Moncong Kanit Lantas Polsek Genteng, Iptu Lipur menyampaikan kece­lakaan itu terjadi sekitar pukul 15.45. Saat itu motor Honda Ka­risma yang dinaiki Arfendo melaju arah utara. Setiba di lokasi […]
  • Pikap Tabrak Beat, Satu Korban TewasPikap Tabrak Beat, Satu Korban Tewas Setiba di lokasi kejadian, motor ini melaju dengan kecepatan tinggi karena menyalip kendaraan yang ada di depannya. Tapi sial, saat bersamaan dari arah depan meluncur mobil pikap yang […]
  • Masalah dengan Keluarga, Bakar Motor MioMasalah dengan Keluarga, Bakar Motor Mio Motor itu diduga milik Robi, warga Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore. Dan motor itu dibakar karena ada masalah keluarga. “Ada persoalan dalam keluarga, lalu motornya […]