Terekam CCTV, Pelaku Pencurian Motor di Banyuwangi Diburu …

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Pelaku pencurian engine milik Soufi Fatony, karyawan Dormitory Tourism Pemerintah Daerah Banyuwangi, yang terekam kamera CCTV, Kamis kemarin (1/12/2016), hingga kini masih dalam pengejaran petugas Kepolisian. Hal ini disampaikan Kapolsek Banyuwangi Kota, AKP Ali Masduki.

Menurutnya, meski wajah pelaku terlihat jelas dalam video, identitasnya masih belum diketahui. “Pelaku masih dalam pencarian, masih kita koordinasikan dengan Resmob Polres Banyuwangi, mudah – mudahan cepat terungkap,” katanya, Jumat malam (2/12/2016).

Seperti diketahui, engine honda Megapro Nopol P 5238 ZE, milik karyawan asal jalan Ikan Cumi – Cumi, Kelurahan Sobo, Banyuwangi, hilang saat diparkir dihalaman Dormitory Tourism.

Aksi pencurian ini terekam kamera CCTV yang terpasang disudut halaman penginapan murah milik Pemerintah Daerah yang beralamat di Jalan Ahmad Yani, kota Banyuwangi tersebut.

Dalam video, terlihat jelas, pelaku yang berciri – ciri memiliki kumis membawa kabur engine korban pada hari Kamis pukul 04.43.

Sebelum melangsungkan niat jahat, mulanya dia mengendap – endap memastikan situasi sedang sepi. Selanjutnya, dengan sedikit memutar, dia langsung menuju engine milik Soufi, yang berada pada barisan pale selatan dari tiga engine yang saat itu sedang terparkir dihalaman Dormitory. Kurang dari satu menit, engine berhasil dibawa lari.

 

Soufi mengaku, saat kejadian dia dan seorang rekan kerjanya, Bekti, sebenarnya dalam keadaan terjaga.

“Saya sedang melihat kartun lucu anime diruangan tengah dan teman saya menonton televisi diruang depan, tapi kita tak mendengar apapun,” katanya.

Korban baru tahu bahwa engine miliknya telah dicuri, pada pukul 08.00 pagi. Itupun setelah koordinator penginapan, Andi Asmara, menanyakan keberadaan motornya. Soufi yang kaget, langsung melihat rekaman kamera CCTV. Dan disitu diketahui motornya telah dicuri.

Meski untuk melayani wisatawan, Dormitory Tourism Pemkab Banyuwangi ini memang tidak disediakan petugas khusus security. Namun, dua orang karyawan yang berjaga tiap shift, mendapat mandat rangkap. Yakni, selain sebagai resepsionis juga selaku petugas keamanan.

Sementara itu, Dormitory Tourism ini sengaja dibangun Pemerintah Daerah Banyuwangi, untuk memudahkan wisatawan mendapatkan penginapan yang murah, aman dan nyaman. (*)

More banyuwangAi ...