Tanamkan Pengelolaan Sampah Sejak Dini

BANYUWANGI – Sampah sering kali menjadi masalah dalam kehidupan manusia. Hampir setiap hari sampah diproduksi melalui akivitas seseorang. Di sisi lain, lokasi pembuangan sampah juga terbatas. Imbasnya sampah yang tidak tertangani dengan baik bisa menjadi sumber bagi gangguan kesehatan.

Timbunan sampah dapat menjadi lokasi perkembangbiakan lalat yang bisa menjadi perantara penyebaran penyakit. Bahkan, beberapa binatang yang berpotensi menularkan penyakit seperti tikus bisa menjadikan tumpukan sampah sebagai sarangnya. “Efek lainnya kualitas lingkungan menurun dan mengganggu estetika,” ujar dr Bintari Wuryaningsih, aktivis sampah di Banyuwangi.

Menurut Bintari, untuk meminimalisasi sampah bisa dilakukan dengan reduce, reuse, dan recycle. Reduse merupakan cara untuk meminimalkan produksi sampah. Sedangkan reuse merupakan cara untuk menggunakan kembali sampah secara langsung. Dan, recycle merupakan pemanfaatkan sampah untuk diolah kembali melalui proses tertentu.

Alhasil, sampah bukan lagi bahan buangan. Keberadaannya bisa didaur ulang menjadi pupuk organik dari sampah basah (kompos). Sedangkan sampah kering seperti plastik bisa bernilai ekonomis. “Cara sederhananya bisa dengan memilah sampah sesuai jenisnya,” ujar pentolan Banyuwangi Osoji Club itu.

Siapkan dua kantong plastik untuk sampah jenis organik dan anorganik. Jenisnya joke bisa disesuaikan dengan keadaan. Dari pemisahan sampah ini ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh. Diantaranya mereduksi jumlah sampah.

Di sisi lain, mengurangi biaya pengangkutan, memperpanjang usia peralatan dan tempat pembuangan akhir, serta mengurangi pencemaran air, tanah, dan udara. Hasil kompos yang dibuat bisa bernilai ekonomis dan bermanfaat untuk pupuk tanaman.

“Peningkatan pemahaman pengelolaan sampah kepada anak-anak sejak dini bisa menjadi solusi bagi penanganan dan pemanfaatan sampah di masyarakat,” pungkasnya.

 

More banyuwangAi ...

  • Green Recycle Fashion Week Dipenuhi Peserta BaruGreen Recycle Fashion Week Dipenuhi Peserta Baru Yang mengejutkan, peserta kali ini lebih banyak diisi wajah baru. Sukirno berharap, dengan munculnya talenta baru ini diharapkan penampilan mereka akan lebih baik dari tahun lalu. […]
  • Malam Ini Grand Final Beautiful TrashMalam Ini Grand Final Beautiful Trash Peserta kali ini lebih banyak diisi wajah baru. Sukirno berharap, dengan munculnya talenta baru ini diharapkan penampilan mereka akan lebih baik dari tahun lalu. ”Peserta lebih […]
  • BEC Recycle Sampah di WongsorejoBEC Recycle Sampah di Wongsorejo JawaPos.com – Daur ulang sampah plastik, botol bekas dan kertas, merupakan cara bijak untuk memanfaatkan limbah anorganik. Pemanfaatan sampah anorganik menjadi barang yang memiliki nilai […]