Survei: Gus Ipul-Puti Unggul 3,8%

Survei tersebut sangat kredibel. Sebab, sampelnya mencapai 5.760 responden dari 38 kabupaten/kota seluruh Jatim yang meliputi 360 desa dan 120 kelurahan di Jatim dengan metode pengambilan information wawancara tatap muka. Biasanya lembaga survei hanya mengambil 1.200 responden. Margin of error-nya 1,32 persen.

“Barangkali survei kami satu-satunya survei yang dilakukan lembaga survei yang banyak melibatkan responsen.

Biasanya lembaga survei hanya mengambil sampel 800 sampai 1.200 responden, tapi survei kami mengambil sampel 5 ribu lebih responden,” papar­nya.

Oleh karena itu, dalam melakukan survei, pihaknya membagi 10 zona. Hal ini berbeda dengan lembaga survei lainnya yang membagi per wilayah, seperti wilayah Arek, Tapal Kuda, Malang Raya, Mataraman dan Pan­dalungan.

Dari pembagian 10 zona itu, 8 zona diantaranya dimenangkan oleh Gus Ipul-Puti. Sementara Khofifah-Emil hanya menang di dua zona, yakni zona V (Kab Ma­lang, Kota Malang dan Kota Batu) dan zona IX (Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik).

Laboratorium Kebijakan Publik Perencanaan Pembangunan (LKP3) Uni­versitas Brawijaya joke meng­ung­gulkan Gus Ipul-Puti. Survei LKP3 Uni­versitas Brawijaya menyebutkan, Gus Ipul-Puti meraup 47,9 persen suara, se­dangkan Khofifah-Emil hanya 41,2 persen. Sementara 10,9 persen responden belum menentukan pilihannya. “Artinya, Gus Ipul-Puti unggul sekitar 6,7 persen,” kata Sekretaris LKP3 Universitas Bra­wijaya, Andi Kurniawan.

Hasil survei juga memotret bah­wa warga Jawa Timur jauh lebih bisa me­nerima program-program yang diajukan Gus Ipul-Puti Soe­karno. Di semua sektor bidang, module Gus Ipul-Puti lebih di­sukai dan dinilai tepat oleh publik dalam menyelesaikan perma­sa­lahan-permasalahan rakyat.

 

“Publik mempersepsikan pasa­ngan Gus Ipul dan Puti sebagai representasi sosok berpengalaman dan visioner. Wajar bila module mereka lebih diterima karena Gus Ipul sudah berpengalaman 10 ta­hun memimpin Jatim, jadi dia menawarkan resep yang jitu dalam menjawab masalah tanpa terjebak ke retorika dan teori saja,” ujarAndi.

Andi menjelaskan, hasil survei dari Universitas Brawijaya itu juga menunjukkan bahwa pengalaman Gus Ipul menjadi salah satu pertimbangan warga dalam memilih. ”Jadi warga menilai, begitu nanti terpilih, Gus Ipul bisa langsung bekerja dengan cepat, tidak perlu belajar dari awal lagi karena dia sudah memahami masalah berdasarkan pengalaman selama 10 tahun terakhir menjadi wakil gubernur,” kata Andi.

Adapun Puti Soekarno, sambung Andi, melengkapi sosok Gus Ipul dengan menawarkan visi baru. Publik melihat keunggulan Puti di sektor pendidikan dan kese­hatan, di mana dia terlibat banyak dalam advokasi kebijakan dua sektor itu saat menjadi akif di Komisi X DPR RI.

Survei dari LKP3 Universitas Brawijaya itu dilaksanakan di 38 kabupaten/kota seluruh Jatim dengan 835 responden. Dengan metode pengambilan sampel multistage pointless sampling, survei ini memiliki batas toleransi kesalahan (margin of error) sebesar 3 persen pada tingkat kepercayaan 96 persen.

(bw/jpr/rbs/JPR)

More banyuwangAi ...

  • Warga Miskin Kalipuro Capai 11 RibuWarga Miskin Kalipuro Capai 11 Ribu Namun dalam aplikasi "Jalin Kasih", Kecamatan Kalipuro tercatat sebagai kecamatan paling tinggi jumlah warga miskinnya. Jumlahnya mencapai 11.136 jiwa dari total warga Kecamatan Kalipuro […]
  • Mayoritas Pemilih Jokowi Coblos Gus Ipul-Mbak PutiMayoritas Pemilih Jokowi Coblos Gus Ipul-Mbak Puti Selisih keduanya mencapai 15,4 persen. Sementara, masih 12,8 persen pemilih Jokowi yang belum memutuskan pilihan di Pilkada Jawa Timur. ”Terlihat jelas, pemilih Jokowi jauh lebih sreg […]
  • PBB dan NJOP di Banyuwangi Segera NaikPBB dan NJOP di Banyuwangi Segera Naik Besaran kenaikan PBB yang direncanakan sebesar 25 persen dari PBB yang berlaku saat ini. Sedangkan besar untuk kenaikan NJOP kenaikannya dibagi menjadi dua jenis. Untuk NJOP pedesaan akan […]