Sepertiga Masyarakat Indonesia Kurang Olahraga dan Rentan Sakit

JawaPos.com – Beban pemerintah menanggung biaya pasien dengan penyakit tak menular seperti jantung, stroke, diabetes dan lainnya semakin berat lantaran banyaknya jumlah orang yang rentan sakit. Hal ini disebabkan karena masih banyak orang yang tidak sadar akan pentingnya olahraga.

“Melakukan aktivitas fisik secara rutin (minimal 30 menit setiap hari, Red) bermanfaat untuk menjaga berat badan ideal dan mencegah penyakit kronis, seperti cadence dan penyakit jantung koroner yang merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia pada semua umur”, jelas Ahli Kesehatan Masyarakat dari FibreFirst, Nourmatania Istiftiani.

random post

Berdasarkan information laporan Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) 2018, sebesar 33,5 persen populasi masyarakat Indonesia dinyatakan kurang aktivitas fisik. Hal tersebut merupakan salah satu dari penyebab tingginya penderita penyakit tidak menular dan obesitas.

Menurut Nourmatania, sebagai tindakan pencegahan, seharusnya aktivitas fisik masyarakat ditingkatkan agar membantu terhindar dari penyakit tidak menular. GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang diusung oleh pemerintah sangatlah baik agar masyarakat terbiasa hidup sehat.

Fokus kampanye GERMAS sekarang ini adalah melakukan aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur, serta memeriksakan kesehatan secara berkala. “Ini supasya warga Indonesia tetap aktif dalam berolahraga serta menjaga asupan serat dan nutrisi,” jelasnya

Nourmatania juga menganjurkan agar masyarakat tidak lupa untuk mengonsumsi banyak serat dan nutrisi penting. Makanan berserat bisa berfungsi sebagai detox yang dapat membuang racun yang menumpuk pada pencernaan.

“Hiduplah lebih sehat. Mulailah dengan berolahraga yang kamu suka. Jangan lupa tetap jaga asupan serat dengan konsumsi sayur dan buah”, tutupnya.

More banyuwangAi ...