Sepekan Diluncurkan, Banyuwangi Children Center Terima 2 Laporan Pelecehan Anak




Banyuwangi – Satu minggu setelah diluncurkan Banyuwangi Children Center (BCC) sudah menerima beragam laporan dari masyarakat. Koordinator Satuan Petugas (Satgas) BCC Choiril Ustadi menuturkan sudah ada dua kasus yang ditangani oleh BCC.

“Sekarang ini respons banyak, baik dari Banyuwangi maupun luar Banyuwangi. Untuk yang masuk laporan sampai hari ini ada dua kasus pertama pelecehan anak SD dan kedua laporan soal lambatnya proses penanganan,” ujar Ustadi saat berbincang dengan detikcom di Banyuwangi, Jumat (27/5/2016).

Ustadi mengatakan BCC hadir sebagai rumah pelaporan cepat tindakan kekerasan pada anak yang bisa diakses masyarakat. Tim satgas BCC mendapatkan laporan kasus pelecehan anak SD terjadi di kawasan Banyuwangi Kota pada Minggu (22/5) dan langsung ditangani pada bruise harinya.

“Laporannya masuk Minggu. Sorenya pak lurah dan camat langsung mendatangi lokasi. Seninnya Dinas Pendidikan dan Selasa (24/5) menindaklanjuti bersama jajaran Dinas Kesehatan untuk cek fisik, kondisi psikisnya bersama teman-teman di T2P2A,” jelasnya.

Tak hanya itu, proses hukum kasus tersebut juga diteruskan ke Polsek terdekat. Beruntung dari pemeriksaan medis hasil pemeriksaan korban dalam kondisi baik dan tidak menunjukkan tanda-tanda penganiayaan atau pemerkosaan.

“Secara medis Dinas Kesehatan menurunkan kepala puskesmas dan rumah sakit tidak ada kendala maka langsung Rabu (24/5) pak camat melaporkan ke polsek untuk diambil tindakan secara hukum terhadap pelaku. Sekarang sudah diproses di polsek Kamis pagi,” imbuh pria yang juga Asisten Pembangunan Kabupaten Banyuwangi ini.

 

Ustadi juga mendapati korban pelecehan berinisial L merupakan anak putus sekolah, pihaknya joke berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan untuk menyekolahkan anak tersebut.

“Untuk yang bersangkutan difasilitasi Dinas Pendidikan disekolahkan kembali karena anak itu putus sekolah. Hari Kamis sudah masuk di salah satu SDN,” imbuhnya.

Ustadi menyebut laporan kedua masuk pada Kamis (26/5) sore. Pelapor menceritakan belum ada tindak lanjut mengenai kasus perkosaan di Kecamatan Siliragung.

“Laporannya masuk kemarin sore. Tadi malam pak camat sudah bicara dengan pak kapolsek progressnya bagaimana. Sekarang penyidikan sudah dilanjutkan kejaksaan dan untuk pelaku sudah dititipkan di lapas,” jelasnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas selaku penggagas module BCC berharap agar masyarakat tidak segan melaporkan kekerasan pada anak. Dia mengingatkan untuk segera menghubungi call core BCC bila menemukan korban kekerasan.

“Jangan takut melapor bila menemukan korban kekerasan, anda tinggal SMS nanti langsung kami follow up. Bahkan siswa yang merasa gurunya melakukan kekerasan written sekalipun bisa melaporkan. Kekerasan pada anak adalah kejahatan luar biasa yang merenggut hak dan masa depan anak sehingga harus dilawan dengan kerja sama berbagai pihak,” papar Anas.

Banyuwangi Children Center dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sebagai pusat perlindungan anak. Pengaduan kekerasan pada anak bisa menghubungi call core dan SMS core di nomor 082139374444.

“BCC merupakan upaya preventif dan penanganan cepat untuk kasus kekerasan pada anak. Sehingga pelaku akan berpikir dua kali dengan adanya nomor pengaduan yang disebar ke desa-desa,” tandas Anas.

(ams/try)

More banyuwangAi ...