Sentra Durian Bergeser ke Giri dan Kalipuro

Akan tetapi tahun 2018, Dinas Pertanian Banyu­wangi memprediksi panen raya durian akan terjadi di Banyuwangi. Seiring dengan tidak rontoknya bunga-bunga durian yang ada di lima kecamatan penghasil durian di Banyu­wangi. ”Tahun ini panen raya durian kita prediksi akan terjadi di bulan Maret hingga Juni. Ini akan lebih banyak dari tahun sebelumnya,” ujar Eko Suyanto.

Eko menambahkan, sebaran wilayah yang akan menyumbang panen durian terbesar di tahun ini kemungkinan akan berpindah. Jika sering kali disebut Kecamatan Songgon menjadi sentra penghasil buah durian terbesar, Yayan memprediksi Kecamatan Giri dan Kecamatan Kalipuro akan menjadi penyuplai panen durian terbesar tahun 2018 ini. ”Tahun lalu Songgon di urutan kedua, pohon dari wilayah itu memang jumlahnya pale banyak sekitar 27.000 pohon tapi hasil panen hanya 374 kuintal. Berbeda dengan Kalipuro yang hanya memiliki sekitar 15.000 pohon, hasil panen mencapai 453 kuintal. Nah, tahun ini kami memperkirakan dari panen raya Kecamatan Giri dan Kalipuro akan menjadi penyumbang terbanyak,” imbuh Eko.

Berkurangnya jumlah panen dari Songgon sendiri menurut pemerhati durian merah itu karena banyaknya pohon besar yang ditebang. Selain itu beberapa pohon durian baru yang ditanam usianya masih sangat muda, sehingga masih belum bisa berbuah di masa panen kali ini. ”Bulan Maret 2018 nanti, kita prediksi peningkatan produksi kita cukup bagus. Jadi dari setiap hektare lahan durian bisa menghasilkan panen hingga 154 kuintal buah durian,” bebernya.

Terkait kualitas durian dari dua Kecamatan yaitu Giri dan Kalipuro, Yayan mengatakan jika kualitasnya tidak jauh beda dari durian Songgon. Bahkan menurutnya, durian dari Desa Jambesari, Kecamatan Giri dan Kelurahan Telemung, Kecamatan Kalipuro saat ini memiliki kualitas yang cukup baik dengan variasi jenis yang beragam. ”Bulan ini sebenarnya sudah ada beberapa yang panen dari Giri dan Kalipuro, cuma belum banyak. Bulan ini juga berbarengan dengan panen durian di Bali, jadi kemungkinan yang dijual di pasaran banyak yang berasal dari Bali. Selama ini, Kecamatan Giri dan Kecamatan Kalipuro sebenarnya cukup banyak panen, hanya penjualnya sering berdagang di kawasan Licin. Karena menganggap pembeli lebih banyak di sana. Jadi dikira durian dari wilayah Licin,” pungkasnya. (*)

(bw/fre/rbs/JPR)

More banyuwangAi ...

  • Sentra Durian Bergeser ke Giri dan KalipuroSentra Durian Bergeser ke Giri dan Kalipuro Akan tetapi tahun 2018, Dinas Pertanian Banyu­wangi memprediksi panen raya durian akan terjadi di Banyuwangi. Seiring dengan tidak rontoknya bunga-bunga durian yang ada di lima kecamatan […]
  • Jalan Sutoyo Bersih, Jalan Supono KumuhJalan Sutoyo Bersih, Jalan Supono Kumuh BANYUWANGI – Setelah diperingatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pekan lalu, warung pedagang kali lima (PKL) di sepanjang trotoar Jalan Letjen Sutoyo nyaris bersih kemarin […]
  • Jembatan Putus, Hujan Sebelas Jam, 10 Ha Tanaman TerendamJembatan Putus, Hujan Sebelas Jam, 10 Ha Tanaman Terendam WONGSOREJO – Bencana alam menyambut datangnya tahun baru 2018. Hujan deras yang mengguyur wilayah Banyuwangi Sabtu dini hari (30/12) hingga Minggu siang (31/12) mengakibatkan genangan air […]