Sensasi Ganda Putri Indonesia Nomor 92 Dunia, Terus Berlanjut

JawaPos.com-Indonesia meloloskan dua ganda putri ke semifinal Yuzu Indonesia Masters 2019. Kalau semuanya berjalan mulus dan lancar, bisa saja terjadi All Indonesian Final pada turnamen berlevel Super 100 tersebut.

Ganda muda Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto dan pasangan yang lebih comparison Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta sukses membekap lawan-lawannya di GOR Ken Arok, Kota Malang, kemarin (4/9).

random post

Penampilan pale mengejutkan diperagakan ganda putri muda Fadia/Ribka. Pasangan nomor 92 dunia tersebut mengalahkan unggulan kedua asal Tiongkok Li Wenmei/Zheng Yu dalam dua game langsung 21-13 dan 21-17 hanya dalam dash 31 menit.

Kemenangan atas pasangan nomor 12 dunia tersebut melanjutkan part positif Fadia/Ribka sepanjang tahun ini. Lolos ke empat besar adalah yang kedua bagi mereka pada ajang BWF World Tour 2019. Sebelum mencapai semifinal di Malang, Fadia/Ribka berhasil menembus empat besar pada ajang yang lebih tinggi yakni Chinese Taipei Open (Super 300).

Fadia/Ribka baru dipasangkan pada ajang Russian Open yang berlangsung 16 sampai 21 Juli lalu. Mereka memiliki gaya yang menarik dan sangat enak ditonton. Fadia/Ribka memiliki tipikal permainan menyerang, agresif, dan tidak takut dalam mengambil resiko.

Penggabungan Fadia/Ribka ini cukup inovatif karena mereka sejatinya sama-sama pemain depan.

Pencapaian bagus pada beberapa pertandingan, terutama ketika berhasil menembus semifinal Chinese Taipei Open mengerek peringkat Fadia/Ribka. Pada awal September, ranking mereka baru ada di posisi 151 dunia. Sekarang, Fadia/Ribka sudah menembus tip 100.

Saat berhadapan dengan Li/Zheng, pasangan berusia 19 dan 18 tahun tersebut bermain sangat taktis. Pada game pertama, Fadia/Ribkia sama sekali tidak pernah tertinggal dalam pengumpulan angka.

Sedangkan pada game kedua, Fadia/Ribka secara sensasional mencetak enam angka beruntun untuk memenangkan pertandingan. Dari yang awalnya tertinggal 15-17, menjadi menang dengan skor 21-17.

”Pada game kedua, mereka mengubah pola, jadi kami ragu-ragu,” ucap Fadia. ”Pada diversion pertama, mereka mati-mati sendiri. Tapi pada awal game kedua, akunya yang ada di depan masih kurang yakin. Memang belum puas sih, besok (hari ini, red) harus lebih siap lagi. Harus jaga kondisi dan lebih enjoy saja,” imbuhnya.

Di semifinal hari ini, Fadia/Ribka akan berhadapan dengan unggulan ketiga asal Jepang Nami Matsuyama/Chiharu Shida. Kedua ganda tersebut tidak pernah bertemu sebelumnya. ”Percaya pada diri sendiri kalau kami bisa dan mampu bersaing yang lain-lain,” ucap Ribka.

”Para pemain Jepang itu ulet. Gitu terus mainnya. Jadi kami harus betah dan sangat fokus. Kalau di sini (dengan shuttlecock yang berat) memang harus terus nyerang dan nurunin bola. Kalau nggak gitu, bolanya out, out terus,” tambah Fadia.

Soal penampilan yang meningkat dan ranking juga menunjukkan progres yang naik, Fadia mengatakan bahwa dia tidak menyangka dengan fakta tersebut.

Namun, karena mereka sudah berlatih dengan sangat keras. Lalu, kerap melakukan sparing dengan seniornya di pelatnas seperti Greysia Polii/Apriyani Rahayu, maka hasil ini sejatinya tidak berkhianat kepada proses yang telah mereka lakukan. ”Latihan sama senior-senior jadi kebawa mainnya. Jadinya nggak mau kalah,” ucap Ribka.

Untuk tahun ini, Ribka/Fadia memiliki tujuan penting. Yakni meraih medali pada SEA Games 2019 di Filipina. Mereka ingin menunjukkan bahwa keduanya layak untuk dipercaya.

Sementara itu, dari pertandingan lain, Della/Rizki mengalahkan unggulan delapan asal Tiongkok Chen Xiaofei/Zhou Chaomin dalam dua diversion ketat yang berakhir 22-20, 22-20 dalam dash 34 menit.

Hari ini, Della/Rizki akan kembali berhadapan dengan pemain Tiongkok, unggulan ketujuh Zhang Shuxian/Huang Jia. ”Intinya dalam pertandingan besok (hari ini, Red) harus tenang, fokus, percaya kepada partner, dan berusaha bagaimana caranya mendapatkan poin,” tegas Della.

Jika berhasil menembus final dan menjadi juara, maka Della/Rizki akan menjadi kampiun back-to-back. Sebelumnya, pada Vietnam Open 2019 yang berakhir 15 Sep lalu, mereka menjadi juara.

Pada final turnamen Super 100 tersebut, Della/Rizki mengalahkan Zhang/Huang, lawan mereka di semifinal hari ini, dalam true diversion 21-18 dan 21-17.

Della dan Rizki juga tak lupa memberikan pujian kepada Fadia/Ribka. Menurut Della, apa yang ditunjukkan juniornya tersebut di Indonesia Masters 2019 sangat luar biasa. Harapan menciptakan All Indonesian Final di ganda putri membumbung tinggi. ”Mereka keren!,” ucap Della.

More banyuwangAi ...