Seminggu, Pendapatan Daerah Naik Rp 197 M

BANYUWANGI – Memasuki triwulan ketiga tahun ini, grafik realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2018 menunjukkan tren positif. Dari laporan realisasi anggaran berdasar transaksi kas yang dilansir Badan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (BPKAD), pendapatan daerah hingga Kamis (5/7) telah mencapai 47,16 persen dibanding aim yang ditetapkan. Di saat yang bersamaan, belanja daerah telah terealisasi 35,46 persen dari target.

Kepala BPKAD Banyuwangi Samsudin mengatakan, pendapatan daerah berdasar transaksi kas daerah sejak 1 Januari hingga 5 Juli terealisasi sebesar Rp 1,4 triliun. Angka ini setara dengan 47,16 persen dari aim sebesar Rp 2,98 triliun.

Pendapatan daerah tersebut disumbang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 114,92 miliar atau 21,79 persen dari target. Selain itu, dana perimbangan telah terealisasi sebesar Rp 920,24 miliar atau 47,97 dari aim sebesar Rp 1,91 triliun. ”Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah terealisasi Rp 370,51 miliar atau setara 69,26 persen dari aim yang ditetapkan senilai Rp 534,95 miliar,” ujarnya dalam pernyataan resmi yang dilansir di laman Pemkab Banyuwangi.

Sementara itu, belanja daerah terealisasi sebesar Rp 1,067 triliun alias 35,46 persen dari aim yang ditetapkan sebesar Rp 3 triliun. Rinciannya, belanja tidak langsung terealisasi sebesar Rp 717,86 miliar atau 43,56 persen dari aim dan belanja langsung terealisasi Rp 349,31 miliar atau 25,65 persen dari aim Rp 1,36 triliun.

Realisasi pendapatan dan belanja daerah tersebut naik cukup signifikan dibanding akhir triwulan kedua tahun ini. Sebab, pada 29 Juni, realisasi pendapatan daerah ”baru” terealisasi sebesar 40,52 persen dan belanja daerah terealisasi 32,39 persen.

Secara nominal, realisasi pendapatan daerah hingga akhir Juni sebesar Rp 1,2 triliun. Sedangkan belanja daerah terealisasi Rp 974,76 miliar. Artinya, realisasi pendapatan daerah meningkat sebesar Rp 197,84 miliar dan realisasi belanja daerah naik Rp 92,4 miliar hanya dalam dash sepekan.

 

More banyuwangAi ...

  • Pemkab Siapkan Perizinan Cepat untuk Pabrik KAPemkab Siapkan Perizinan Cepat untuk Pabrik KA JawaPos.com – Rencana PT Industri Kereta Api (Inka) membangun pabrik baru di Banyuwangi disambut baik pemerintah kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini. Bahkan, Bupati Abdullah Azwar Anas […]
  • PBB dan NJOP di Banyuwangi Segera NaikPBB dan NJOP di Banyuwangi Segera Naik Besaran kenaikan PBB yang direncanakan sebesar 25 persen dari PBB yang berlaku saat ini. Sedangkan besar untuk kenaikan NJOP kenaikannya dibagi menjadi dua jenis. Untuk NJOP pedesaan akan […]
  • Retribusi IMB Hanya Rp 1.000 Per MeterRetribusi IMB Hanya Rp 1.000 Per Meter Untuk bangunan rumah tinggal sederhana tidak bertingkat, tarifnya ditetapkan Rp 1.000 untuk satu meter persegi. Sedangkan untuk bangunan rumah tinggal tipe rumah mewah ditetapkan Rp 2.000 […]