Sekolah Dilarang Menolak ABK

BANYUWANGI – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri jalur almost online berlanjut kemarin (31/5). Meski PPDB jalur prestasi, mitra warga, bidik misi, dan jalur inklusif, tersebut sudah memasuki hari kedua, namun Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim belum menentukan pagu siswa baru untuk masing-masing sekolah.

Kepala Cabang (Kacab) Dispendik Jatim Wilayah Banyuwangi Istu Handono mengatakan, jumlah pagu yang belum diputuskan tersebut tidak akan merugikan masyarakat. “Juga tidak mempengaruhi proses pendaftaran. Seluruh sekolah harus menampung semua pendaftar. Selanjutnya kan ada proses seleksi,” ujarnya saat memantau PPDB di SMAN 1 Banyuwangi kemarin.

Dikatakan, PPDB jalur almost online akan ditutup Senin (4/6). Nah, setelah pendaftaran ditutup, masing-masing panitia PPDB SMA/SMK negeri akan melakukan verifikasi dan validasi pada Selasa (5/6) hingga Kamis (7/6). Sedangkan pengumuman pendaftar yang diterima di sekolah tujuan dilakukan pada Jumat pekan depan (8/6). “Kami optimistis pagu untuk masing-masing sekolah sudah diputuskan sebelum tahap pengumuman siswa yang diterima di sekolah tujuan,” kata dia.

Di sisi lain, Istu menegaskan seluruh SMA negeri di Banyuwangi merupakan sekolah inklusif. Dengan demikian, seluruh SMA negeri di Bumi Blambangan dilarang menolak pendaftar dari kalangan penyandang disabilitas. “Sama seperti jalur prestasi, bidik misi, dan mitra warga, pendaftar jalur inklusif juga akan diseleksi. Jika kemudian ada anak berkebutuhan khusus (ABK) yang tidak diterima karena skor-nya kalah dengan ABK yang lain, itu beda ceritanya,” tegasnya.

Sekadar diketahui, pagu siswa baru jalur prestasi dan mitra warga masing-masing sebesar lima persen dari sum pagu di suatu sekolah. Sedangkan pagu jalur bidik misi sebesar tiga persen dari sum pagu sekolah. Selebihnya, pagu calon peserta didik jalur inklusif bagi ABK dalam satu rombongan belajar (kelas) maksimal lima orang dan tidak lebih dari dua jenis ketunaan alias kekhususan.

Sementara itu, Ketua Panitia PPDB SMAN 1 Banyuwangi Gde Agus Budiarto mengatakan, pada prinsipnya sekolah tersebut siap menampung seluruh pendaftar. “Sampai hari ini jumlah siswa yang mendaftar di SMAN 1 Banyuwangi sudah ratusan orang,” kata dia.

Gde menuturkan, meski pendaftar sudah mencapai ratusan, namun hingga kemarin belum satu joke siswa ABK yang mendaftar di SMAN 1 Banyuwangi. “Namun sejauh ini, setiap tahun ajaran kami selalu menerima siswa berkebutuhan khusus. Pada tahun ajaran baru 2017, ada sekitar lima ABK yang diterima di SMAN 1 Banyuwangi,” pungkasnya.

 

More banyuwangAi ...

  • Kursi Kosong Jalur Semi Online TerisiKursi Kosong Jalur Semi Online Terisi BANYUWANGI – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri jalur semi online resmi berakhir. Sesuai jadwal, masing-masing SMA/SMK negeri di Banyuwangi mengumumkan nama-nama […]
  • PPDB Semi Online Bebas ZonasiPPDB Semi Online Bebas Zonasi Istu menjelaskan, zonasi ber­laku pada PPDB jalur reguler online yang akan digelar mulai 25 sampai 28 Juni mendatang. Te­patnya pada PPDB SMA negeri. Sedangkan untuk SMK tetap tidak […]
  • Ramai-Ramai Ambil PIN PPDBRamai-Ramai Ambil PIN PPDB BANYUWANGI – Perhatian bagi para lulusan sekolah menengah pertama (SMP) serta Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang akan melanjutkan studi ke SMA/SMK Negeri. Meski Pendaftaran Peserta Didik Baru […]