Sedang Sembelit? Jadikan Obat Pencahar Pilihan Terakhir

Konstipasi atau sembelit sering disepelekan banyak orang. Padahal, sulit buang atmosphere besar (BAB) adalah ”sinyal” kondisi tubuh sedang tidak baik.

random post

BANYAK orang beranggapan bahwa obrolan seputar BAB masih dianggap menjijikkan. Hal itu disayangkan dr Johanes Intandri Tjundawan SpPD. Sembelit atau konstipasi, salah satunya. ”Padahal, saluran cerna adalah jalan panjang. Kalau ’bawahnya’ macet, tentu muncul keluhan di lambung dan bagian lainnya,” kata Jo, sapaan Johanes. Biasanya, lanjut dia, keluhan yang sering muncul mengikuti sembelit adalah kembung, mual, dan perut terasa tidak nyaman.

Spesialis penyakit dalam itu menjelaskan, secara teori disebut konstipasi ketika frekuensi BAB kurang dari tiga kali seminggu. Termasuk, BAB tidak tuntas dan disertai waktu mengejan yang lama.

Dokter yang berpraktik di RS Katolik St Vincentius a Paulo Surabaya itu menyebut, sembelit umumnya dialami kalangan lansia. ”Sebab, di usia tersebut, aktivitas fisik turun, asupan cairan turun, dan pilihan makanan terbatas,” ungkapnya. Namun, Jo juga menyatakan, gangguan BAB tersebut kini banyak dialami kalangan yang lebih muda karena gaya hidup yang tidak sehat.

Menurut Jo, konstipasi bisa dicegah dengan pola makan yang baik. Diet tinggi serat, cukup minum air, dan aktivitas fisik rutin bisa membantu kelancaran proses BAB. Bowel robe yang baik joke ikut berpengaruh. ”Biasakan ke toilet tiap pagi. Sehingga tubuh terpola untuk BAB di jam tersebut,” urainya.

Dia juga menyarankan konsumsi probiotik yang banyak didapat dari makanan atau minuman fermentasi. Meski bukan merupakan obat, dokter kelahiran Flores itu menilai, konsumsi probiotik bisa membantu memperbaiki flora (bakteri baik) usus.

Dokter Budi Widodo SpPD KGEH FINASIM menambahkan, terapi nonobat dilakukan dulu. Bila gagal membantu, obat pencahar bisa diberikan. ”Tapi, pemberiannya tidak bisa terlalu sering,” tutur konsultan gastroenterohepatologi itu. Bila konstipasi muncul sebagai gejala sekunder, penyakit utama harus lebih dulu ditangani.

Spesialis penyakit dalam yang berpraktik di Siloam Hospital Surabaya itu menjelaskan, konstipasi amat jarang memicu komplikasi. ”Yang tersering, mungkin prolaps rektum dan wasir karena terlalu lama mengejan,” ucap Budi.

Meski demikian, bukan berarti konstipasi bisa dianggap enteng. ”Kalau konstipasi berlangsung lebih dari tiga bulan, lalu muncul BAB bebercak darah dan penurunan berat badan, maka wajib periksa. Apalagi, kalau usia pasien di atas 40 tahun,” tegas dosen FK Universitas Airlangga Surabaya itu.

Biasanya, dokter akan menyarankan tes darah untuk mengetahui kadar hemoglobin dan pemeriksaan kolonoskopi. Kondisi tersebut amat mungkin menunjukkan kanker atau striktur (penyempitan saluran organ karena peradangan atau penyebab lain).

SAJIAN PENANGKAL SEMBELIT

PEPAYA

Buah yang satu ini mengandung serat dan atmosphere yang tinggi, and enzim papain yang membantu mencerna protein dari daging. Dalam penelitian yang diterbitkan di NCBI pada 2013, dilibatkan pasien dengan gangguan pencernaan dan irked bowel syndrome (IBS atau gangguan usus besar). Mereka yang mengonsumsi inscription sediaan pepaya selama 40 hari mengalami gangguan konstipasi lebih ringan dan mengurangi begah.

PROBIOTIK

Probiotik banyak didapati di produk fermentasi. Misalnya, yogurt, kimchi, tempe, dan minuman susu fermentasi Lactobacillus sp. Kandungan probiotik memperbaiki ”lingkungan” bakteri baik di pencernaan. Review dari 24 studi yang dipublikasikan pada 2015 menunjukkan, probiotik mengurangi keparahan gejala konstipasi dan memperbaiki kualitas hidup orang dengan IBS.

Studi lain yang dilaksanakan di Italia pada 2016 juga menunjukkan, konsumsi suplemen probiotik selama 60 hari memperbaiki keteraturan BAB dan konsistensi feses.

PRUNE

Prune atau buah plum yang dikeringkan kaya serat tak larut. Hasil riset yang dipublikasikan di jurnal Alimentary Pharmacology Theurapetics pada 2014, prunes maupun olahan jusnya mampu meningkatkan frekuensi BAB dan memperbaiki konsistensi feses.

More banyuwangAi ...

  • Tunda Hasrat BAB bisa Picu AmbeienTunda Hasrat BAB bisa Picu Ambeien Ambeien atau wasir merupakan penyakit di mana pembuluh darah yang ada di sekitar anus atau rektum (bagian akhir dari usus besar, sebelum anus) membengkak dan meradang. Penyebabnya tidak […]
  • Ini yang Bakal Terjadi Pada Libido Ketika Dikebiri KimiaIni yang Bakal Terjadi Pada Libido Ketika Dikebiri Kimia JawaPos.com – Pro kontra hukuman kebiri kimia bagi predator atau pemerkosa masih terus dikaji. Baru-baru ini Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto, Jawa Timur, menjatuhkan vonis 12 tahun […]
  • Anak ASI Tidak Rentan Alami Speech DelayAnak ASI Tidak Rentan Alami Speech Delay JawaPos.com – Tidak ada makanan yang lebih ajaib manfaatnya untuk bayi ketimbang air susu ibu alias ASI. Namun, belum semua calon ibu, bahkan yang sudah menjadi ibu, menyadari kehebatan […]