RS Islam Fatimah Gandeng Dinkes Tangani TB

TB di Indonesia juga merupakan penyebab nomor empat kematian setelah penyakit kardiovaskuler. Kondisi ini merekomendasikan strategi DOTS sebagai salah satu langkah yang pale efektif dan efisien dalam penanggulangan TB.

Pelaksanaan DOTS di rumah sakit mempunyai daya ungkit dalam penemuan kasus (care showing rate, CDR), angka keberhasilan pengobatan (cure rate), dan angka keberhasilan rujukan (success mention rate).

TB DOTS merupakan salah satu indikator mutu penerapan standar pelayanan rumah sakit. Fokus utama DOTS adalah penemuan dan penyembuhan pasien, prioritas diberikan kepada pasien TB tipe menular.

Dengan maraknya kasus–kasus tersebut, RSI Fatimah Banyuwangi harus terus meningkatkan kemampuan, baik SDM maupun penyediaan sarana prasarana. Peningkatan SDM bisa ditempuh dengan pelatihan. Karena itu, maka Bagian Diklat RSI Fatimah mengadakan Pelatihan TB (TB DOTS). Pelatihan ini diadakan pada hari Kamis, 8 Februari 2018 di aula Lantai 2 RSI Fatimah.

Pelatihan dimulai pada pukul 12.00 dan dibuka secara resmi oleh Direktur RSI Fatimah Dr Selamat Widodo MKes SpOG. Acara pembukaan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh petugas dari Dinas Kesehatan Banyuwangi, yaitu Sudarto SNN SKM MKes dan Abdullah Zaini Amd K.

Kesimpulan materi yang diberikan adalah TB masih menjadi masalah di Banyuwangi. Diharapkan ke depan, rumah sakit di Kabupaten Banyuwangi dapat melaksanakan Program TB dengan Strategi DOTS dan diperlukan jejaring dan kerja sama dalam penanggulangan TB, sehingga Banyuwangi bebas TB tahun 2030.(*/bay/c1)

(bw/mls/ics/JPR)

 

More banyuwangAi ...