Rhenald Kasali Beri Kuliah Birokrat Modern di Banyuwangi

SURYA.co.id | BANYUWANGI – Agar bisa maju, manusia harus mau membuka diri dan mengubah mindset. Jangan sampai terjebak ke dalam zona nyaman (comfort zone) yang membuat enggan melakukan perubahan.

Hal ini disampaikan praktisi bisnis terkemuka Rhenald Kasali di hadapan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Banyuwangi, dalam convention yang bertajuk “Generasi Pembelajar Mengubah Mindset” di Ballroom Hotel Ketapang Indah, Banyuwangi, Sabtu (3/12/2016).

“Perubahan itu dimulai dari diri sendiri. Diawali dengan kemauan keras untuk mengubah mindset, membuka diri dan peka terhadap perubahan zaman. Ini menuntut kita untuk lebih kreatif dan inovatif,” kata Rhenald yang juga Guru Besar Universitas Indonesia (UI) itu.

Dia mengilustrasikan, gerak perubahan tiap individu manusia itu ibarat penumpang (passenger) dan supir (driver). Manusia berwatak penumpang, terang Rhenald, sulit membuat terobosan dan terperangkap dalam zona nyaman atau comfort zone.

Padahal zona nyaman justru membuat manusia tidak aman karena dunia terus berubah menyesuaikan perkembangan zaman.

Adapun manusia berwatak supir selalu ingin masuk zona tantangan dan bahaya. Melalui proses belajar tanpa henti dan berani mengambil resiko, kata dia, manusia akan menemukan banyak hal tak terduga, membuka kesempatan berkembang, dan membentuk sikap percaya diri.

“Justru zona bahaya ini yang akan menempa kita menjadi pribadi yang tangguh. Biasanya hanya orang yang suka melawan arus yang akan berhasil,” kata dia.

 

Kepada para PNS Banyuwangi, Rhenald mendorong agar abdi negara ini memiliki expansion mindset sekaligus menanggalkan bound mindset. Artinya cara pandang yang selalu ingin berkembang, belajar, siap menghadapi tantangan dan menyesuaikan ritme perubahan.

berita banyuwangi Rhenald Kasali dan Bupati Azwar Anas 2
Rhenald Kasali di Ballroom Hotel Ketapang Indah, Banyuwangi, Sabtu (3/12/2016).

Dengan cara ini, ia berkeyakinan PNS dapat meningkatkan layanan publik melalui beragam inovasi.

“Birokrat harus memiliki jiwa entrepreneurship, suka tantangan dan mau mencoba hal-hal baru sehingga mampu menciptakan ide-ide kreatif untuk kemajuan daerahnya. Contohnya seperti Bupati Abdullah Azwar Anas ini. Dengan menerapkan prinsip kewirausahaan, dia mampu menjual daerahnya hingga seperti sekarang,” ujarnya.

More banyuwangAi ...