Rehabilitasi Sosial Licin Tampung Warga Sebatang Kara

JawaPos.com – Pemkab Banyuwangi terus mewujudkan komitmen untuk meningkatkan kualitas penanganan warga penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Salah satunya dilakukan dengan mendirikan Graha Rehabilitasi Sosial (Resos) yang berlokasi di Kecamatan Licin.

Graha Resos milik Pemkab Banyuwangi tersebut kini difungsikan untuk menampung warga miskin berusia lanjut yang hidup sebatang kara. Bukan sekadar ditampung, para lansia miskin yang hidup sebatang kara itu juga mendapat pengasuhan, asupan, serta pelayanan yang ramah dari para petugas.

Bupati Abdullah Azwar Anas sempat mengunjungi Graha Resos tersebut Senin lalu (14/1). Selain mengecek kondisi fisik serta sarana dan prasarana, Anas juga menyempatkan diri berbincang dengan para lansia miskin yang ditampung di tempat itu.

Anas menyatakan pihaknya akan terus memperbaiki kualitas layanan Graha Resos tersebut. Peningkatan kualitas layanan salah satunya dilakukan dengan menghadirkan psikolog untuk menemani para lansia miskin yang ditampung di tempat itu. ”Aspek psikologi ini penting karena warga ini sebatang kara, perlu terus dimotivasi, termasuk di sini kan ada kegiatan-kegiatan produktif seperti berkebun. Untuk tim kesehatan saya juga telah minta untuk terus diperbaiki pelayanannya, ada pemeriksaan rutin dan pemberian makanan bergizi,” ujarnya.

Anas berharap warga aktif melaporkan jika ada tetangganya yang perlu ditampung di Graha Resos. ”Jangkauan pemerintah daerah terbatas. Kami perlu laporan jika ada yang harus dibantu, termasuk kalau perlu ditempatkan di Graha Resos. Silakan laporkan ke desa atau kecamatan atau Dinas Sosial (Dinsos),” kata dia.

Setelah mengecek kondisi bangunan dan sarana yang ada, Anas berbincang dengan para penghuni Graha Resos. Bukan sekadar menyapa, Anas juga menanyakan kondisi kesehatan serta tanggapan para lansia miskin yang ditampung di lokasi tersebut.

Salah satunya Saniyah. Sembari jongkok, Anas memegang tangan lansia tersebut dan menanyakan kondisi kesehatannya. ”Sehat, Mbah?” tanya Anas.

 

Mendengar pertanyaan Anas, Saniyah mengaku dirinya sehat dan cukup kerasan berada di Graha Resos. ”Alhamdulillah sehat. Di sini enak, saya kerasan,” tuturnya.

Sementara itu, warga lansia sebatang kara yang ditampung di Graha Resos mendapatkan perawatan yang baik dari para petugas. Selain kebutuhan sehari-harinya tercukupi, kondisi kesehatannya juga terus dipantau. Bahkan, mereka juga diajak berkebun dan rekreasi ke luar graha sekali dalam sepekan.

Petugas Graha Resos Octa Satya Nurmaulida mengatakan, dirinya berusaha merawat para lansia tersebut dengan sebaik-baiknya layaknya kakek atau neneknya sendiri. ”Kalau mau makan, kami yang menyuapi. Rambut mereka kami keramasi. Kukunya juga kita potong. Pokoknya kami rawat seperti merawat nenek dan kakek sendiri. Kami juga selalu memantau kondisi kesehatan mereka,” ujarnya.

Kepala Dinsos Peni Handayani menuturkan, tahun ini pemkab bakal meningkatkan jumlah kamar agar lebih banyak lansia miskin yang tertampung. ”Kami juga akan merekrut tenaga rohaniwan untuk memberikan bekal devout para penghuni graha,” pungkasnya.

More banyuwangAi ...