Rayakan Hari Kartini, 35 Ibu-Ibu Siap Menginspirasi di Mom Competition

JawaPos.com – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memaknai Hari Kartini. Salah satunya menginspirasi para ibu lewat karya di Mom (Mothers on Mission) Competition.

Berlangsung di Pesona Square, Mom Competition merupakan bentuk penghargaan kepada para ibu-ibu, yang menggambarkan Kartini masa kini. Karenanya, para Mom inspiratif ini akan menjadi contoh bagi para perempuan lainnya, khususnya yang telah berkeluarga.

random post

“Jadi saya tertarik dengan acara ini karena saya percaya kalau wanita kini sudah membantu tulang punggung keluarga, jadi kita mau mengapresiasi para ibu-ibu, juga wanita-wanita dinamis. Kita ingin mengapresiasi mereka supaya bisa lebih dihargai, prestasinya diakui lah, juri-jurinya juga para ibu berprestasi, ada mbak Mira (Munira Agil) dan Mbak Kania,” ungkap Muchsin Alatas, Marketing Director Pesona Square.

Sebanyak 185 Mom mengunggah foto dan heading tentang seberapa berdayanya mereka sebagai ibu aktif dan dinamis. Setelah melalui proses kurasi, terpilihlah 35 Mom yang kemudian berkompetisi menampilkan bakat dan presentasinya sebagai Kartini masa kini di panggung.

Kompetisi yang bermula selama 10 hari melalui instagram itu joke nantinya akan memperebutkan tiga hadiah utama senilai belasan juta rupiah. Dewan juri yang terlibat seperti Munira Agile, atau akrab disapa Mira Agile, Kania Safitri, dan Muchsin Alatas.

“Mom yang terpilih pastinya dari cara mereka menghandle semuanya, sebagai ibu rumah tangga sekaligus pekerja, apa visi misi mereka dan yang kreatif inspiratif,” tukas Mira Agile di lokasi yang sama.

Dalam kesempatan itu, Dewi Gita joke didapuk sebagai bintang tamu yang hadir di Mom Competition. Ia menuturkan perayaan Kartini di kota besar sudah tak terasa.

“Kalau di kota besar udah nggak berasa (hari Kartini) makanya saya senang di Pesona Square ini, di Depok masih diadakan satu acara memeriahkan hari Kartini dan ibu-ibunya (yang memeriahkan), walau kompetisinya udah sedikit complicated nggak seperti saya dulu,” ujar Gita.

More banyuwangAi ...