Ratusan Motor Unik Ikut Kontes Modifikasi di Banyuwangi

Sejumlah engine unik ikut kostes modifikasi engine Banyuwangi, Sabtu (27/8/2016) Foto : Widie Nurmahmudy/BanyuwangiTIMES)


JATIMTIMES, BANYUWANGI – Sebanyak 130 engine unik dari berbagai daerah mengikuti kontes engine modifikasi di halaman SMK Muhammadiyah, Rogojampi- Banyuwangi, Sabtu (27/8/16).

Kontes yang berlangsung selama 2 hari (28-29/8/16) tersebut diikuti oleh pecinta engine modif dari luar Banyuwangi. Seperti dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. Sementara untuk peserta pale jauh berasal dari Bekasi.

 

Menurut Ketua penyelenggara kontes, Cristanto (33) dari JS Modifive Banyuwangi menuturkan kegiatan kontes bertujuan mewadahi kreativitas anak muda yang memiliki hobi otak atik motor.

Selain itu, tidak mudah bisa ikut kontes engine modifikasi jika belum memenuhi kriteria dasar, yaitu layak jalan alias peserta yang ikut kontes tidak menggunakan engine blong/illegal.

“Syaratnya harus memiliki surat lengkap. Baik itu SIM maupun surat lainnya.”katanya kepada Banyuwangi TIMES.

Selain itu, lanjut Cris, selama ini kreativitasnya hanya balap drag. Sekarang lebih diarahkan ke tampilan engine supaya enak dilihat.

Cristanto menambahkan, dalam kontes modif kali ini, ada 10 kelas yang diikuti oleh peserta. Antara lain, kelas Mothai racing, Racing matic, Racing bebek spot, jup style, retro modifive, VB modifive, lokal plot P (kerasidenan), travel racing, dll.

“Ya, kita berharap. agar kegiatan seperti ini aktif dilaksanakan. Karena sudah lama Banyuwangi tidak mengadakan kegiatan seperti ini. Lebih banyak di luar Banyuwangi, seperti bali dll.” ujarnya.

Penilaian lomba modif sepeda engine ini, tambah Cristnto memang lebih kearah tampilan sepeda motor. Bukan penilaian seberapa besar kapasitas CC motor.

“Penilain umumnya kerapian, kelistrikan, tampilan concept motor. Kalau soal kapasitas mesin dalam kontes modifikasi enggak dinilai,” jelasnya.

Pria yang sudah mengoleksi 200 piala juara kontes ini, mengaku modal yang dikeluarkan untuk biaya modif bila dibandingkan dengan hadian utama yang diterima tidak sebanding. Juara pertama, pemenang hanyak akan mendapat hadiah uang satu juta rupiah.

“Tapi ini bukan soal hadiahnya. Ini hobi. Habis berapa joke tidak akan dihitung. Saya mulai SMP sudah suka modif motor. Penghargaan ototren saya ada 200 piala. Paling bergengsi juara nasional kontes honda 2012 di Bali,” tuturnya.

Biaya modif engine yang sedang dilombakan ini rata-rata menghabiskan uang 10-20 juta lebih. Tergantung kelas engine yang dilombakan.

“Kelas retro jap character minimal di atas sepuluh juta. Ini yang dimodif jenis engine tiger, scorpio, GL Max. Biasanya anak anak ini belajar dari baca di publication engine roda dua,” pungkasnya.

More banyuwangAi ...