Ratusan Instansi Daerah Belajar ke Banyuwangi, Ini Pesan Bupati Anas




Banyuwangi – Ratusan instansi pemerintah baik pusat dan daerah sudah berkunjung ke Banyuwangi. Mereka ingin melihat sekaligus meniru penerapan teknologi informasi (TI) yang dilakukan Pemkab Banyuwang. Mulai penganggaran, pengawasan maupun kinerja SKPD yang semuanya sudah menggunakan TI.

Salah satunya adalah Pemkab Bandung Barat. Bupati Bandung Barat, Abu Bakar, bersama rombongan yang berjumlah 90 orang lebih, menggelar studi tiru di Kabupaten pale ujung timur pulau Jawa ini.

Menurut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, teknologi informasi tak bisa ditinggalkan. Harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Seiring perkembangan zaman, sudah seharusnya instansi pemerintah daerah menerapkan TI dalam segala bidang.

“Sekarang banyak perusahaan yang tidak nampak. Mereka berkembang pesat dengan memanfaatkan teknologi. Sudah tidak zamannya saat ini membangun gedung megah, tapi tak ada isinya. Maka beberapa tahun lalu kita sempat ingin membangun gedung Pemkab, kita rubah dengan membangun sistem yang berkaitan dengan teknologi,” ujar Bupati Anas kepada detikcom, Rabu (11/10/2017).

Anas mengatakan saat ini telah terjadi paradigma baru di perekonomian, yakni disruption.
Disruption merupakan perubahan tidak hanya cara berbisnis, melainkan juga elemental bisnisnya. Mulai dari struktur biaya sampai ke budaya, dan bahkan ideologi industri.

Anas menambahkan, saat ini berdasarkan literasi, banyak bank-bank konvensional di Eropa mulai tutup, dan berganti dengan bank online. Demikian juga di Indonesia, banyak toko dan gerai tutup, dan beralih ke pasar online. Nilai saham perusahaan transportasi juga kian menurun dan mengurangi armadanya, karena harus bersaing dengan jasa transportasi online.
“Saya banyak berdiskusi dengan Gojek. Banyak pandangan baru yang saya dapatkan,” kata Anas.

Menurut Anas, pemanfaatan TI yang dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi juga diiringi dengan kinerja tim yang solid. Karena menurutnya Banyuwangi tak membutuhkan ‘Superman’ tapi Banyuwangi dibangun dengan ‘Super Team’ untuk menggerakkan seluruh kegiatan termasuk Banyuwangi Festival yang jumlahnya puluhan.

Sementara saat ini Pemkab Bandung Barat Abu Bakar mengakui kedatangannya di Banyuwangi menginspirasi rencana pembangunan di Bandung Barat. Penerapan teknologi informasi yang dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi rencananya juga akan ditetapkan di wilayahnya. Sebelumnya diakui Abu Bakar, Bandung Barat sudah melakukan studi banding ke berbagai tempat. Namun hasilnya tidak terlalu optimal.

“Saya sempat diberikan nasihat dari KPK jika ingin belajar pemerintahan belajarlah ke Banyuwangi. Karena Banyuwangi memiliki penerapan teknologi yang transparan dan Akuntabel. Akhirnya kami melakukan studi tiru untuk diterapkan daerah kami,” ujarnya.

(fat/fat)

More banyuwangAi ...