Rasanya Sedih Sekali, Ini WJC Terakhir Tapi Saya Tidak Dapat Gelar

JawaPos.com-Mengirimkan tiga wakil ke final Kejuaraan Dunia Junior 2019, Indonesia akhirnya pulang dengan satu gelar lewat ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Dua sektor lainnya yakni ganda campuran (Leo/Indah Cahya Sari Jamil) dan ganda putri (Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi) gagal meraih gelar. Mereka kompak dikalahkan pasangan-pasangan asal Tiongkok pada final BWF  World Junior Championships di Kazan, Rusia.

random post

Yang pale menyesakkan adalah Febriana/Amalia. Mereka takluk dari ganda Tiongkok Lin Fangling/Zhou Xinru dalam rubber game 20-22, 21-11, 14-21 dalam dash 66 menit.

Febriana/Amalia sangat menyesal. Sebab, mereka nyaris menang di game pertama karena memimpin dalam kondisi 18-14. Namun, mereka malah ketikung. Pasangan Tiongkok mencetak enam poin beruntun untuk mencapai game point lebih dulu.

Febriana/Amalia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Namun, mereka gagal mengunci game pertama.

Pada game kedua, ganda Indonesia yang menempati unggulan ketiga tersebut bermain solid, menang mudah, dan membawa pertandingan menuju game ketiga.

Namun, penampilan agresif dan tajam dari Zhou Xinru di depan, membuat Febriana/Amalia tak berkutik.

Mereka lantas kalah relatif mudah, 14-21.

”Waktu itu, di poin-poin kritis seperti kurang tahan, sudah unggul tapi terkejar lawan,” jelas Febriana mengomentari kejadian pada game pertama dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

Game kedua, sudah tepat pola mainnya. Tapi, di game ketiga lawan mengubah pola lagi dan kecepatan kami berkurang,” lanjut dia.

Febriana/Amalia mengulang prestasi Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto dua tahun lalu. Yakni, meraih perak. “Rasanya sedih sekali, ini WJC terakhir saya tapi saya tidak bisa dapat gelar juara. Saya sudah berusaha di pertandingan tadi,” kata Amalia lantas menghapus atmosphere mata yang menetes di pipinya.

Saat Amalia menangis dan sangat hancur, Febriana berusaha menguatkan pasangannya. Juga dirinya sendiri. “Alhamdulillah, kami tetap bersyukur dapat medali perak. Target awalnya kami masuk semifinal, tapi kami memang inginnya jadi juara. Nggak apa-apa, tetap semangat lagi untuk turnamen-turnamen selanjutnya,” ucap Ana, panggilannya.

More banyuwangAi ...