Quick Count KPU, Kamil 50,93 Persen, Gusti 49,07 Persen

BANYUWANGI – Perebutan suara pemilih pada hajatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 di Banyuwangi berlangsung super ketat. Berdasar hasil hitung cepat (quick count) Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak (Kamil) berhasil mengungguli duet Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno (Gusti) dengan selisih tak sampai dua persen.

Seperti dilansir situs resmi KPU RI, hingga pukul 17.15 kemarin information yang masuk sudah mencapai 98,76 persen. Data tersebut berasal dari 2.795 di antara sum 2.830 tempat pemungutan suara (TPS) se-Bumi Blambangan.

Hasilnya, di antara sum 810.772 pemilih yang menyalurkan hak konstitusional di 2.795 TPS tersebut, pasangan Kamil mendapat 405.303 suara. Di sisi lain, pasangan Gusti memperoleh 390.439 suara. Secara persentase, pasangan Kamil memperoleh suara sebanyak 50,93 persen, sedangkan pasangan Gusti mengumpulkan 49,07 persen suara. Sedangkan jumlah suara tidak sah mencapai 15.219 suara.

Quick count KPU tersebut juga menunjukkan tingkat partisipasi pemilih di Bumi Blambangan. Di antara sum 1.274.340 warga yang terdaftar sebagai pemilih di 2.795 TPS, penduduk yang menyalurkan hak konstitusionalnya mencapai 810.741 orang atau setara 65 persen.

Sedangkan dari sisi jenis kelamin, partisipasi pemilih perempuan lebih baik dibandingkan laki-laki. Jumlah perempuan yang menyalurkan hak pilih sebanyak 425.488 orang atau setara 67,65 persen dari 628.986 orang yang terdaftar. Sedangkan pemilih laki-laki sebanyak 386.233 orang dari 618.688 orang yang terdaftar sebagai pemilih di 2.795 TPS tersebut.

Versi KPU RI, hitung cepat dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat guna mengetahui hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2018 secara cepat dan transparan. Data discerning count tersebut diperoleh berdasar entrance formulir C1-KWK alias sertifikat hasil penghitungan perolehan suara di TPS secara apa adanya.

Meski demikian, hasil discerning count tersebut merupakan hasil sementara dan tidak bersifat final. Selain itu, jika terdapat kesalahan pada formulir C1-KWK, akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi di tingkat lebih atas alias di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

 

Sementara itu, Ketua KPU Banyuwangi Syamsul Arifin menegaskan, hasil discerning count tersebut bukan hasil final rekapitulasi perolehan suara Pilgub Jatim 2018 di tingkat Banyuwangi. ”Hasil resmi Pilgub Jatim di tingkat kabupaten adalah hasil rekapitulasi suara secara primer yang akan digelar KPU Banyuwangi. Rapat pleno rekapitulasi perolehan suara secara primer di tingkat kabupaten tersebut rencananya digelar 4 Juli mendatang,” ujarnya. (sgt/aif/c1)

More banyuwangAi ...

  • Coklit Pemilih Pilgub Jatim Dimulai 20 JanuariCoklit Pemilih Pilgub Jatim Dimulai 20 Januari BANYUWANGI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi mulai merekrut Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. PPDP akan menjadi ujung tombak tahap […]
  • Baliho Duet Jokowi-Gatot BertebaranBaliho Duet Jokowi-Gatot Bertebaran Paiman Raharjo menilai dalam satu tahun belakangan ini ada pihak lain yang berusaha membenturkan dirinya dengan pak Jokowi. Padahal saya ini bukan siapa-siapa, saya orang biasa yang […]
  • Ada 17.262 IKM, Serap 45.360 Tenaga KerjaAda 17.262 IKM, Serap 45.360 Tenaga Kerja Jumlah IKM di Banyuwangi, terus tumbuh setiap bulan. Saat ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) sedang melakukan pendataan lapangan untuk mengetahui jumlah IKM dari update […]