Pukul Istri Hamil 4 Bulan, Pria Asal Banyuwangi Ini Masuk Bui

BANYUWANGI, (suarajatimpost.com) Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), terjadi di wilayah sektor Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kasus itu dialami Nur Lailiyah (20), ibu rumah tangga asal Dusun Krajan, Desa Bunder, Kecamatan Kabat.

Kapolsek Gambiran AKP. we Ketut Redana mengatakan, Ibu muda ini melaporkan tindakan Mohamad Deni (22) suami syahnya ke Mapolsek Gambiran, lantaran sewaktu berada di Salon Ayu, Dusun Kampung Baru, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Minggu (10/12) malam, sekitar Pukul 19.00 WIB, suaminya tiba – tiba datang dan memukul wajahnya.

Dalam kondisi itu, pelaku menyeret korban keluar dari salon kecantikan tersebut, dan kembali memukul wajah korban. Tak lama kemudian, pelaku mengajak korban pulang ke Rogojampi, mengendarai motor. Sepanjang perjalanan itu pelaku memukuli istrinya.

Bahkan, di pertengahan perjalanan pelaku sempat menghentikan laju motornya, lalu turun dan memukul perut istrinya yang sedang hamil 4 bulan. Akibat tak terima, istri pelaku langsung melaporkan tindakan suaminya itu ke aparat kepolisian.

“Pelaku memukul istrinya menggunakan tangan kosong,” jelas Kapolsek Gambiran, Sabtu (16/12).

Bedasarkan laporan dari korban, lanjut kapolsek, Mohamad Deni, Rabu (13/12) berhasil ditangkap Satuan Reskrim Polsek Gambiran di rumahnya, Dusun Gurit, Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi.

“Tersangka berhasil ditangkap. Kasusnya terus berjalan, istrinya bersikeras melanjutkan kasus tersebut. Pelaku sudah berada di LP,” tegasnya.

 

Menurut kapolsek, pelaku ditahan karena terjerat kasus kekerasan dalam lingkup rumah tangga Pasal 5 huruf a, dan Pasal 44 Ayat (1) Undang – Undang Republik Indonesia, Nomor 23 Tahun 2014.

More banyuwangAi ...