Program Smart Kampung di Banyuwangi, Warga Gabungkan Sektor Peternakan dengan Pariwisata

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI – Banyuwangi telah menerapkan module Smart Kampung, yang diluncurkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, 2016 lalu.

Setelah diterapkan di 172 desa itu, module ini sukses membuat pertumbuhan ekonomi Banyuwangi kian meningkat, bahkan jadi daerah yang pertumbuhan ekonominya tertinggi di Jawa Timur.

“Masyarakat Banyuwangi kreatif dalam mengelola pariwisata dan melakukan branding daerahnya,” kata Staf Khusus Menteri Kominfo Bidang Komunikasi, Dedy Hermawan, Rabu (14/11/2018), saat berkunjung di Banyuwangi.

Smart Kampung merupakan module pengembangan desa terintegrasi yang memadukan antara penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) hingga ke desa-desa berbasis fiber optik.

(Pasar Properti Sedang Bergairah, Pakuwon Optimistis Capai Target Akhir Tahun)

(Didominasi Pihak Istri, Pengajuan Perceraian di Pengadilan Agama Situbondo Masih Cukup Tinggi)

Program ini mendekatkan dan meningkatkan kualitas pelayanan ke publik, kegiatan ekonomi produktif, peningkatan pendidikan-kesehatan, dan upaya pengentasan kemiskinan, serta mengelola sumber daya desanya secara efektif dan efisien.‎

 

Smart Kampung bekerja sama dengan Indonesia Comnets Plus (Icon Plus), dalam pemasangan fiber ocular ke desa-desa.

Icon Plus merupakan anak perusahan PT PLN yang didirikan tahun 2000 bergerak di bidang telekomunikasi dan layanan komunikasi data, yang bekerja sama dengan Kementerian Kominfo menyelenggarakan desa dering di wilayah Indonesia timur.

Dedy mengatakan, Kominfo pernah menggelar Festival Tani di Kecamatan Songgon, Banyuwangi untuk mengeksplorasi produk-produk pertanian Banyuwangi.

“Dalam festival itu, kami melihat tingkat keterlibatan masyarakat Banyuwangi sangat tinggi, untuk mengembangkan daerahnya. Kini produk-produk pertanian di Songgon telah menjadi agrowisata,” kata Dedy.

Dedy mengatakan, pemilihan Banyuwangi menjadikan pariwisata sebagai heading sektor perekonomian sangat tepat. Apalagi diimbangi dengan proses komunikasi dan branding kreatif.

(Kota Mojokerto Darurat Narkoba, BNN Tangkap Bandar Besar Yang Membawa 1 Kg Sabu-sabu)

(Didominasi Pihak Istri, Pengajuan Perceraian di Pengadilan Agama Situbondo Masih Cukup Tinggi)

More banyuwangAi ...