Pagerwesi – 2010

August 25, 2010 | In: Panorama, wisata & sejarah

Upacara agama Hindu ini untuk menghormati jagad raya. Upacara ini dimaksudkan untuk menyucikan diri dan memperkuat mental untuk menghadapi tantangan hidup.

Hari Pagerwesi adalah hari pemujaan pada Sang Hyang Widhi dengan prabawa- Nya sebagai Sang Hyang Pramesti Guru yang sedang beryoga untuk kesentaosaan alam ciptaan-Nya diiringi oleh para Dewa. Umat Hindu hendaknya waktu ini menyucikan diri dan sembahyang untuk menerima sinar suci dari peyogaan itu demi kebahagiaan dan kesentaosaan hidup.

Hari Pagerwesi jatuh pada hari Rabu Kliwon Sinta tiap 6 bulan/lapan (210 hari) sekali.. Umat Hindu pada saat ini dapat melakukan persembahyangan bersama ataupun yang sudah mampu dapat melaksanakan yoga samadi.

Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) – Banyuwangi seringkali dikunjungi untuk tujuan meditasi dengan berbagai latar belakang etnis dan religius dari seluruh Indonesia. Gua-gua tempat bermeditasi adalah Gua Istana, Gua Putri dan Gua Padepokan, selain Gua Macan yang konon punya nilai mistis tinggi. Gua ini dicapai dari Pos Pancur sejauh 2 km berjalan kaki.

Selain Gua meditasi, terdapat Pura Tua yg sudah ada disana jauh sebelum TNAP ada. Pura tersebut unik karena berada ditengah hutan TNAP. Bernama Giri Seloka dan banyak dikunjungi penganutnya terutama pada hari suci Pager Wesi.

Tahun ini, Pager Wesi akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 29 september 2010 – jam 07.00 wib s/d selesai. Upacara bertempat di Pura Luhur Giri Seloka, Pantai Trianggulasi, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi.

Upacara dipimpin oleh seorang mangku, dimulai dengan membawa air suci dan sesaji lainnya menuju ke pantai Trianggulasri. Sesudah berdo’a, para pengikut agama ini diberkati oleh mangku dengan diperciki air suci yang diambil dari tujuh mata air di sekitar pantai dan hutan ini.

sumber: banyuwangi kab , pasraman , wisata global .