Monoksida Penyebab Kematian di Dalam Mobil
September 12, 2009 | In: Banyuwangi, Pendidikan / Pengetahuan, Tips & Tricks, wisata & sejarah
Cukup banyak kasus orang meninggal di dalam mobil yang diam dengan AC menyala. Atau kasus kematian ketika menyalakan mesin mobil di garasi tertutup. Kenapa bisa meninggal? Dan kenapa si korban begitu tidak sadarnya hingga tidak mampu membuka pintu?
Penyebab utama keracunan dalam mobil kebanyakan dari keluarnya gas karbon monoksida (CO) pada sistem pipa pembuangan yang bocor. Jarang sekali keracunan di mobil yang diakibatkan oleh zat-zat yang terdapat dalam perabotan mobil.
Ketika menghidupkan AC dalam waktu lama saat mobil diam dan tertutup rapat, akan membuat sirkulasi udara tidak berjalan. Akibatnya gas karbon monoksida akan terakumulasi di dalam mobil. Karbon monoksida sangat cepat menyingkirkan oksigen sehingga menghalangi hemoglobin darah mengikat oksigen dan mengalirkannya ke seluruh tubuh, hingga ke paru-paru dan otak. Suplai oksigen yang berkurang ini bisa berbahaya bagi jaringan dalam tubuh dan mengakibatkan kematian.
Orang yang terpapar gas karbondioksida biasanya akan lemas, luar biasa mengantuk dan seperti berhalusinasi. Sedikit sekali yang begitu sadar mampu mencari pertolongan karena begitu lemasnya hingga tidak bisa menggerakkan tangan untuk sekedar membuka pintu mobil. Gejala umum yang ditimbulkan jika keracunan karbon monoksida adalah sakit kepala, pusing, lemas, mual, muntah, sakit pada dada dan merasa linglung. Jika kadarnya sudah tinggi maka bisa menyebabkan kehilangan kesadaran dan kematian yang cepat.
Jika si korban bisa diselamatkan, kebanyakan sih tidak bisa diselamatkan, efek keracunan karbon monoksida bisa merusak otak dan sistem saraf, mempengaruhi kelakuan dan tingkat kepintaran, pertumbuhan lambat, sakit kepala, mual dan muntah.
Berikut beberapa tips agar terhindar dari keracunan gas karbon monoksida dalam mobil ;
- secara rutin memeriksakan sistem pembuangan kendaraan setiap tahunnya, kebocoran kecil bisa memicu gas beracun karbon monoksida masuk ke dalam mobil,
- jangan menyalakan mobil di dalam garasi tertutup, karbon monoksida bisa cepat memenuhi ruangan tersebut. Sebaiknya membuka jendela dan pintu ketika mobil berhenti sehingga sirkulasi udara berjalan dengan baik dan udara luar bisa menetralisir karbon monoksida,
- jika ingin beristirahat dalam mobil, jangan menutup semua kaca dan pintu dengan penyejuk udara yang masih menyala. Banyak kasus kematian dalam mobil akibat tertidur dan keracunan gas karbon monoksida.
Untuk itu periksakan selalu seluruh kondisi kendaraan Anda, terutama jika ingin melakukan perjalanan jauh. Bukan hanya menghindarkan dari kecelakaan lalu lintas tapi bisa menghindari keracunan akibat gas buang yang masuk ke dalam mobil.
disadur dari > bahaya-keracunan-di-dalam-mobil.


Ads