Tak Ada Kurma, Tape pun Nikmat

August 5, 2011 | In: Berita Video, Info Anda, Sandang Pangan

Tak ada kurma, tape pun jadi. Itulah yang mungkin kini dijalankan sejumlah warga di daerah Bondowoso, Jawa Timur. Tidak mendapatkan kurma sebagai pengantar berbuka puasa, umat muslim setempat berbuka puasa dengan makanan ringan manis khas daerah mereka, yakni tape.

Mahalnya kurma di bulan Ramadan, kadangkala membuat warga enggan membeli kurma. Demikian juga bagi sebagian warga di Bondowoso. Sebagian besar warga setempat memilih makanan ringan khusus untuk buka puasa sebagai pengganti kurma, yaitu tape. Makanan ringan yang mudah didapat.

tape singkong
ilustrasi

Tidak heran jika memasuki bulan puasa, pesanan tape selalu meningkat. Hal itu diakui Lita, pengusaha tape. Ia harus bergiat untuk menyediakan tape untuk berbuka puasa.

Dengan pengolahan yang sederhana, yaitu merebus ketela pohon lalu direbus lagi dengan ragi, Lita mampu meraup keuntungan dari citarasa tape.

Tape-tape itu tak hanya bisa digoreng atau dibakar, tetapi bisa dicampur atau dibumbui. Lita pun memilih coklat sebagai oplosannya atau pisang, stroberi. Bisa juga gula kelapa, tergantung selera.

Ketika bulan puasa tiba, pendapatan Lita lebih banyak dari hari biasa. Selain makanan manis yang pas dimakan untuk pengantar puasa, tape juga merupakan makanan khas Indonesia yang terjangkau harganya.

Dengan pengemasan yang sederhana tapi kaya citarasa, makanan ringan itu mampu menembus ke hingga Arab Saudi.(DSY)