Polwan Cantik Polres Banyuwangi Tambal Jalan Berlubang




Banyuwangi – Mengantisipasi kecelakaan lalulintas karena jalan yang rusak, sejumlah Polwan Satlantas Polres Banyuwangi menambal jalan nasional yang berlubang di tikungan KM 15,4 Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Jumat (5/4/2017).

Jalan berlubang di area black mark tersebut ditutup adonan semen oleh polisi wanita (Polwan) Satlantas Polres Banyuwangi.

Layaknya kuli bangunan, sejumlah polwan dari Korps Sabuk Putih memegang cangkul dan menuangkan semen ke atas gundukan pasir yang dicampur dengan air. Dengan lincah para polisi cantik tersebut mengaduk adonan semen di tepi jalan. Aksi Pasukan Srikandi ini mendapat perhatian dari sejumlah pengguna jalan dengan memperlambat laju kendarannya.

Disaat para polwan melakukan tugasnya menutup lubang jalan, para polisi lain turut membantu kelancaran arus lalulintas di jalur tersebut. Secara bergantian sejumlah polwan mengangkat adonan semen dan pasir dari tepi jalan menuju lubang yang menganga di tengah badan jalan nasional.

Polwan Cantik Polres Banyuwangi Tambal Jalan BerlubangFoto: Ardian Fanani”Capek juga jadi kuli. Tapi kita senang bisa menambal jalan antisipasi kecelakaan,” ujar Bripda Wita kepada detikcom.

Kasatlantas Polres Banyuwangi AKP Ris Andrian Yudho Nugroho mengatakan, aksi simpatik ini dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan lalulintas akibat jalan rusak. Jalan Nasional menuju Banyuwangi saat ini memang sudah banyak berlubang. Penutupan lubang jalan merupakan tindaklanjut dari hasil pemetaan jalur mudik Lebaran Idul Fitri 2017.

 

Pihaknya sebenarnya sudah koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya Dan Tata Ruang Banyuwangi, untuk melakukan penambahan jalan.

“Sebetulnya kita telah melakukan koordinasi dengan PU Bina Marga Pemda Banyuwangi untuk segera menutup lubang jalan. Namun perbaikkan butuh waktu karena titiknya lumayan banyak. Karena itu kita berinisiatif untuk menutupnya menggunakan campuran semen dan pasir agar pengendara yang melintas tidak terlibat kecelakaan,” ujarnya kepada detikcom.

Masalahnya, KM 15,4 Desa Bengkak berada di tikungan yang menurun. Para pengendara engine maupun roda empat pasti akan melaju kencang karena kondisi jalan yang menurun. Posisi lubang yang persis di tengah jalan bisa membahayakan para pelintas.

“Penutupan ini sifatnya sementara sampai ditutup aspal oleh petugas terkait. Sebelum hari raya kita harapkan proses perbaikan jalan telah selesai sehingga arus mudik dan balik bisa berjalan lancar,” harap Kasatlantas.

(bdh/bdh)

More banyuwangAi ...