Polres Banyuwangi Bentuk Satgas Antisipasi Street Crime




Banyuwangi – Jajaran Polres Banyuwangi mewaspadai adanya travel crime yang marak menjelang Ramadan dan Lebaran nanti. Polres Banyuwangi membentuk Satgas dalam menangani kejahatan jalanan ini. Bahkan, jika memang diperlukan, polisi akan melakukan tindakan tembak di tempat bagi pelaku kejahatan ini.

“Satgas ini terdiri dari Babinkamtibmas, Satuan Intelkam dan Satuan Reserse Kriminal. Upaya yang dilakukan dalam bentuk preemtif, preventif dan represif. Jika memang tidak diindahkan kita lakukan tembak ditempat. Tapi harus sesuai dengan prosedur dulu,” ujar Kapolres Banyuwangi, AKBP Budi Mulyanto, kepada wartawan usai rilis beberapa kasus kriminal di Polres Banyuwangi, Selasa (2/6/2016).

Tren menjelang ramadan dan sebelum lebaran, kata Kapolres Budi, adalah peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat. Hal ini akan memicu dinamika kejahatan jalanan yang tumbuh. Untuk itu, satgas travel crime dibentuk, untuk mengawasi, mencegah dan menindak pelaku kejahatan jalanan ini.

“Di Jawa Timur memang meningkat saat ini. Untuk Banyuwangi masih belum terlalu tinggi. Tapi kita cegah dengan adanya satgas ini,” tambahnya.

Belum genap seminggu, satgas travel crime sudah meringkus 3 pelaku dari 2 kasus kejahatan. Mereka adalah Teguh Gusman Jaya (25) dan Hermansyah (23) warga Kelurahan Bulusan Kecamatan Kalipuro. Mereka terlibat dalam kasus penjambretan handpone di Jalan Adi Sucipto. Sementara Nur Trias Sugara (39) warga Desa Gambiran Kecamatan Gambiran, ditangkap atas kasus curanmor di kawasan Kecamatan Purwoharjo.

Dari dua kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 3 sepeda engine dan 1 hp.

 

“Ini bukti dari kinerja satgas yang sudah kita bentuk. Kita minta masyarakat untuk bisa menjaga lingkungan dan secepatnya melaporkan jika ada tindak kriminal,” pungkasnya.

(fat/fat)

More banyuwangAi ...