Polisi Tangkap Pengedar Pil Trex Di Poskamling

Tanpa buang waktu, polisi langsung turun ke lokasi dan melakukan pengecekan.    Mengetahui ada petugas yang datang, pelaku kelabakan dan berupaya kabur. Namun sebelum berhasil melarikan diri, Faisol sudah terlebih dahulu diringkus.

Selain mengamankan Faisol, polisi juga menyita uang tunai Rp. 50 ribu dan 86 butir pil trex yang dibungkus plastik klip. Barang-barang tersebut dibawa ke Mapolsek Asembagus untuk dijadikan barang bukti.

Menurut Kapolsek Asembagus, AKP Sugiono, atas perbuatannya itu, Faisol diduga melanggar kesehatan. “Pelaku diduga melanggar pasal 197 jo 106 ayat (1) subs pasal  196 jo 98 ayat (2) UURI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” jelasnya.

Untuk tindak lanjutnya, kata Sugiono, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. “Kita akan memeriksa saksi-saksi. Juga akan dilakukan pemeriksaan terlapor sebagai tersangka dan mengirim barang bukti ke labfor Surabaya,” terangnya.

Sugino juga menegaskan akan melakukan pengembangan untuk menemukan pelaku-pelaku lain yang terkait. “Kami akan terus berupaya melakukan pemberantasan obat terlarang hingga ke akar-akarnya. Sedangkan Faisol, untuk sementara di tahan di rutan Polsek Asembagus. Tujuannya untuk kepentingan penyidikan,” jelasnya.

Sugiono mengatakan, selama beberapa bulan terakhir banyak sekali ditemukan pelanggaran obat-obatan. Sehingga dirinya lebih memperketat pengawasan untuk memberantas hal tersebut.

“Dalam bulan ini saja, sudah ada dua kali pelanggaran obat-obatan yang ditemukan oleh polsek sendiri. Lain lagi dengan temuan reskoba. Intinya pelanggaran obat-obatan sangat banyak disini,” terang Sugiono.

 

Padahal, untuk mengurangi pelanggaran, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. “Padahal, selain memberi tindakan tegas kepada para pelaku, kami juga memberi penyuluhan tentang bahaya Narkoba ke sekolah-sekolah. Namun masih tetap saja banyak ditemukan para pengedar di lapangan,” ucapnya.

Karena itu, Sugiono mengharap agar para orang tua dapat lebih mengawasi anak-anaknya. “Himbauan saya khusunya kepada masyarakat Asembagus untuk lebih waspada terhadap peredaran obat terlarang. Khususnya kepada para orang tua agar lebih memperhatikan putera puterinya,” pungkas Kapolsek. (zul/pri)

(bw/mls/ics/JPR)

More banyuwangAi ...