Plengsengan Makam Prabu Tawang Alun Ambrol

Rahman menyebut plengsengan di pe­makaman umum itu dulunya di­bangun menggunakan dana APBD. Pi­haknya berharap, Pemkab Banyuwangi kembali menganggarkan untuk per­baikan. “Plengsengan itu ambrol karena atmosphere sungai yang meluap,” ujarnya.

Plengsengan yang ambrol itu, jelas dia, kali pertama diketahui oleh warganya yang akan mandi di sungai kemarin (9/2). Warga itu, selanjutnya melaporkan ke perangkat desa. “Saya cek ternyata memang ambrol,” terangnya.

Ambrolnya plengsengan itu, kini menjadi buah bibir di masyarakat. Mereka menyebut penger­ja­annya memang kurang baik. “Yang digu­nakan bukan pa­sir, tapi tanah biasa lalu diayak dan dicampur semen,” ujar Domo, 34, salah se­orang warga setempat.

Batu yang dipasang pada plengsengan itu, lanjut dia, juga bukan batu khusus untuk plengsengan pada umumnya. Tapi, batu itu berupa batu rejeng yang ditata dan diurug menggunakan adonan semen biasa. “Padahal setiap proyek itu ada konsul­tannya, kok bisa ada kualitas seperti ini dibiarkan,” sebutnya. (*)

(bw/rio/rbs/JPR)

More banyuwangAi ...

  • Plengsengan Makam Prabu Tawang Alun AmbrolPlengsengan Makam Prabu Tawang Alun Ambrol Rahman menyebut plengsengan di pe­makaman umum itu dulunya di­bangun menggunakan dana APBD. Pi­haknya berharap, Pemkab Banyuwangi kembali menganggarkan untuk per­baikan. “Plengsengan itu […]
  • Warga Minta Sungai Gonggo DisodetWarga Minta Sungai Gonggo Disodet Menurut Sunarto, banjir yang ada di daerahnya itu sudah menjadi langganan. Setiap turun hujan deras, di sejumlah titik selalu banjir. “Sejak setahun lalu warga minta ada sodetan di Sungai […]
  • Sehari Razia Sukses Sita Seribu Liter Arak di MuncarSehari Razia Sukses Sita Seribu Liter Arak di Muncar BANYUWANGI – Razia minuman keras (miras) menjelang pergantian tahun terus digencarkan oleh Polres Banyuwangi. Dalam razia satu hari kemarin, Satuan Sabhara berhasil menyita seribu liter […]