Petugas Lapas tangkap pengunjung selundupkan HP lewat pembalut

Merdeka.com, Banyuwangi – Petugas Lapas Kelas II B Kabupaten Banyuwangi, berhasil mengetahui pengunjung yang mencoba menyelundupkan handphone melalui pembalut, Sabtu pagi (17/6).

Kejadian ini bermula saat pelaku berinisial S (27) asal Kecamatan Srono, sedang menjenguk suaminya E yang menjadi tahanan di Lapas atas kasus penganiayaan. Pelaku kemudian berupaya menyelundupkan handphone melalui pembalut yang dikenakan, untuk diberikan kepada suaminya.

“Pembalutnya dipakai sama pelaku, dan yang memeriksa petugas perempuan kami. Kami memang selalu ketat melakukan pemeriksaan kepada setiap pengunjung yang datang menjenguk. Apapun kemungkinan potensi penyelundupan barang,” ujar Arimin, Kepala Lapas Kelas II B Banyuwangi.

Modus penyelundupan seperti ini, lanjut Arimin, bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, modus penyelundupan barang oleh penjenguk, seperti handphone juga pernah terjadi dengan menggunakan media makanan.

“Tidak hanya sekali saja. Ada juga handphone diselundupkan lewat makanan. Termasuk buah-buahan juga kami belah untuk mengetahui kemungkinan ada yang diselundupkan apa tidak. Kalau tahun lalu ada yang ketahuan menyelundupkan pil trex,” katanya.

Petugas Lapas, kata Arimin, akan selalu memeriksa setiap pengunjung yang mau bertemu dengan tahanan maupun narapidana.

“Petugas joke yang mau masuk juga kami periksa. Ini sampai lebaran joke kami tidak libur. Tetap melakukan penjagaan ketat terhadap pengunjung yang menjenguk,” ujarnya.

More banyuwangAi ...