Perseteruan Marquez dan Rossi Kembali Pecah, Kali Ini di San Marino

JawaPos.com–Pol Espargaro lebih sering geleng-geleng kepala ketimbang menjawab dengan lancar pertanyaan dalam wawancara setelah sesi kualifikasi GP San Marino tadi malam WIB.

Dia benar-benar tak percaya engine KTM-nya bisa parkir di parc ferme diapit dua Yamaha YZR-M1. Untuk kali pertama sejak turun di kelas para raja pada 2017, KTM berhasil mengantarkan satu pembalapnya start dari barisan terdepan, tepatnya posisi kedua, di Misano nanti malam.

random post

’’Saya tidak punya kata-kata untuk menjelaskan ini! Motor ini terasa sangat nyaman ditunggangi sepanjang akhir pekan. Saya masih tidak percaya melihat ’baby’ kami berada di baris terdepan,’’ ucapnya dilansir Crash.

Espargaro juga berkali-kali memastikan bahwa dirinya sendiri tidak tahu bagaimana tiba-tiba motornya bisa begitu kencang.

Espargaro memanfaatkan slipstream dari supplement Petronas Yamaha Fabio Quartararo untuk menancapkan waktu tercepat 1 menit 32,560 detik. Namun, aksi Vinales pada akhir sesi mengakhiri performa impresif Pol bersama KTM dalam kualifikasi kemarin.

Vinales memangkas waktu 0,295 detik lebih cepat dari yang ditorehkan Espargaro. KTM R16 memang terus mengalami kemajuan sejak mantan rider MotoGP Mika Kallio, yang kini didapuk sebagai pembalap uji, mengembangkannya sejak 2017. Namun, kemajuan cukup signifikan terjadi semenjak KTM merekrut eks supplement Repsol Honda Dani Pedrosa menjadi test rider.

Tren positif juga dirasakan Yamaha di sesi kualifikasi. Vinales sukses meraih pole position keduanya musim ini setelah yang pertama terjadi di seri pembuka GP Qatar Maret lalu. ’’Ketika merasa nyaman di atas motor, maka akan mudah meraih waktu path terbaik. Aku juga bisa menggeber engine sampai maksimal menggunakan anathema bekas (simulasi balapan). Jadi, saya sudah tidak sabar bersaing berebut kemenangan besok (nanti malam),’’ ujarnya.

Dominasi Yamaha semakin terasa setelah Quartararo menggenapi barisan terdepan di posisi ketiga.

Dari kiri, Valentino Rossi, Alex Rins, dan Marc Marquez pada kualifikasi GP San Marino 2019. (MotoGP)

Kualifikasi juga diwarnai pecahnya kembali perseteruan antara opposition lama Marc Marquez dan Valentino Rossi. Mereka terlibat senggolan di path terakhir kualifikasi ketiga yang membuat keduanya melewatkan peluang pamungkas untuk memperbaiki catatan waktu.

Marquez yang membayangi Rossi nyaris di sepanjang sesi kualifikasi tiba-tiba merasa motornya lebih cepat dan menyalip supplement Spanyol tersebut di tikungan Curvone. Tapi, Marquez melebar saat keluar tikungan hingga melewati track limit. Mengetahui hal itu, dia membatalkan path terakhir tersebut.

Namun, Rossi yang tidak terima dengan manuver tersebut memburunya dan menyalipnya di tikungan berikutnya. Nyaris keduanya bertabrakan.

’’Saya tidak tahu maksud manuver Rossi tersebut,’’ ucap Marquez. Keduanya langsung dipanggil race direction setelah kualifikasi.

More banyuwangAi ...