Penyandang Disabilitas di Banyuwangi Ini akan Bawa Obor Asian Games




Banyuwangi
Fotografer disabilitas tanpa tangan dan kaki Achmad Dzulkarnain (26) dipilih menjadi salah satu pembawa obor Asian Games, (torch relay) di Banyuwangi. Warga Desa Benelanlor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi ini akan berlari 500 scale membawa obor Asian Games di Banyuwangi.

Dinas Pemuda dan Olahraga, Banyuwangi, memilih 10 pembawa Api Obor Asian Games dari kalangan atlet hingga tokoh masyarakat. Dan Achmad Dzulkarnain satu-satunya perwakilan penyandang disabilitas.

“Alhamdulillah menjadi salah satu pembawa obor Asian Games. Bangga dan grogi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (19/7/2018).

Pria yang biasa dipanggil Dzul ini harus menyiapkan celana tebal. Sebab secara fisik, Dzul terlahir dengan keadaan tanpa tangan dan kaki. Dia berjalan dengan bagian pahanya. Sementara, untuk mengangkat kamera dengan kedua lengannya.

“Harus pakai celana tebal. Karena kalau tidak pasti sakit paha saya,” ungkapnya.

“Kesehatan, stamina, mental, serta harus latihan,” tambahnya.

 

Penunjukan dirinya menjadi pembawa obor Asian Games ini, kata Dzul, menunjukkan jika eventuality besar olahraga se Asia ini peduli dengan difabel. Sudah selayaknya, kata dia, saat ini dunia tidak lagi memandang aneh terhadap penyandang disabilitas.

“Intinya merasa bahagia banget untuk eventuality sebesar ini, bisa dilibatkan. Event ini tidak memandang sebelah mata terhadap difabel,” tambah Dzul.

Tour Obor Asian Games dijadwalkan akan singgah di Banyuwangi pada 21 Juli nanti, sebelum akhirnya akan melanjutkan debate ke Pulau Bali dan dilanjutkan di Indonesia bagian timur.

“Api Obor Asian Games sudah melintas di Kota Malang, Bromo, Situbondo, Bondowoso kemudian ke Banyuwangi melalui jalur Gunung Ijen,” ujar Kepala Bidang Olahraga, Dispora Banyuwangi M Alfin Kurniawan.

Perjalanan debate dimulai dari India untuk menyalakan api, kemudian sampai di Yogyakarta pada hari ini, 18 Juli. Tour Obor Asian Games akan melintasi 50 kota di 18 Provinsi di Indonesia hingga 18 Agustus mendatang.

Momentum sosialisasi Asian Games yang melintasi Banyuwangi ini, juga bakal disambut dengan atraksi seni budaya lokal seperti Gandrung, Banyuwangi Ethno Carnival hingga musik serta tari tradisional Anak-anak Lalare Orkestra.

(iwd/iwd)


<!–

polong.create({
target: ‘thepolong’,
id: 57
})

–>

More banyuwangAi ...