Penjaga Parkir Djawatan Benculuk Banyuwangi Ini Jadi Korban Pemukulan

BANYUWANGI, (suarajatimpost.com) – Kasus penganiayaan terjadi di wilayah Sektor Cluring, tepatnya di wisata alam Djawatan Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Dedik Hariyono (31) penjaga parkir wisata alam tersebut mengalami luka robek di kelopak mata sebelah kiri akibat aksi pemukulan yang dilakukan Sofyan Wahyudi (40), salah satu warga pengunjung asal Kabupaten Cirebon yang berdomisili di rumah istrinya, di Dusun, Krajan Desa Cluring.

Luka robek itu akibat cincin akik warna hijau yang dikenakan pelaku saat memukul korban pada 29 Oktober 2017 sekitar Pukul 15.00 WIB, pekan lalu.

Meski sempat buron, polisi berhasil menangkap pelaku pemukulan tersebut dan langsung menjebloskannya ke jeruji besi Mapolsek Cluring, ketika hendak kabur naik trevel ke Pulau Dewata Bali, usai kabur menginap di rumah krabatnya di wilayah Muncar.

Menurut Kapolsek Cluring Iptu Bedjo Mandreas melalui Kanit Reskrim Polsek Cluring Ipda Hariyanto, kasus ini bermula saat pelaku kehilangan kartu parkir di wisata alam Djawatan.

Kartu itu duguga terjatuh dan ditemukan korban, yang langsung diberitahukan ke rekan seprovesinya. Saat memberitahukan kartu itu ke pelaku, justru pelaku menuduh korban menyembunyikan kartu itu dan langsung memukul korban hingga mengalami luka robek dikelopak mata sebelah kiri.

 

Usai kejadian korban langsung melapor ke Mapolsek Cluring. Sedangkan pelaku kabur melarikan diri. Setelah menerima laporan itu polisi langsung melakukan pelidikan terhadap tersangka dan berhasil menagkap pelaku pemukulan tersebut.

“Hasil visum luka robek itu sepanjang 2 sentimeter dengan kelebaran 0,4 sentimeter. Usai pemukulan korban langsung melapor. Pelaku sudah berhasil kami tahan berikut barang bukti cincin akik yang dipakai pelaku,” terang Ipda. Hariyanto, (6/11) kemarin.

Akibat perbuatannya itu, pelaku diganjar Pasal 351 ayat 1 dan harus menerima kurungan penjara sesuai pasal yang dikenakan tersebut.

More banyuwangAi ...