Penerbangan Bandara Banyuwangi Kembali Normal

Asisten Manajemen Maintenance Facility Angkasa Pura II Andry Lesmana mengatakan, aktivitas Bandara Banyuwangi sudah berangsur normal. Sejumlah jadwal penerbangan pesawat melakukan aktivitas sebagaimana mestinya. ”Tidak ada gangguan abu vulkanik, semua penerbangan berlangsung normal dan lancar,” ungkapnya.

Sejumlah jadwal penerbangan berlangsung dengan mulus. Pesawat Citilink QG700 dari Jakarta mendarat mulus pada pukul 07.26 dan take off pada pukul 09.21. Begitu juga untuk pesawat Nam Air IN 252 dari Jakarta juga alighting pada pukul 07.39 dan kembali terbang pada pukul 08.28 dari Banyuwangi menuju Jakarta.

Untuk jadwal lainnya, pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA264 dari Jakarta menuju Banyuwangi mendarat mulus pada pukul 12.16  dan kembali take off dari Banyuwangi menuju Jakarta pada pukul 13.02.
Pesawat Garuda Indonesia dari Surabaya dengan nomor penerbangan GA7304 mendarat pada pukul 12.49 dan take off pada pukul 13.26 menuju Surabaya.

Sama halnya dengan penerbangan pesawat Wings atmosphere IW 1880 dari Surabaya, mendarat mulus di Bandara Banyuwangi pukul 13.40 dan kembali terbang ke Surabaya pada pukul 14.01. Pesawat CitilinkQG702 dari Jakarta juga tetap melakukan penerbangan siang ke Banyuwangi pada pukul 13.50 dan take off pada bruise hari pukul 15.52. ”Jika sebelumnya ada lima jadwal penerbangan yang di-cancel, untuk hari ini (kemarin) sudah kembali normal,” jelasnya.

Sejumlah penumpang pesawat juga memadati bandara Banyuwangi. Hampir semua jadwal penerbangan terisi penuh. ”Selain masih ada kekhawatiran dampak abu vulkanik, memang waktu liburan sekolah masih panjang. Jadi penumpang pesawat masih cukup padat,” tandasnya.

Sementara itu, beberapa penumpang asing tampak menggunakan jasa penerbangan dari Bandara Banyuwangi. Selain memang turis yang berkunjung di Bumi Blambangan, ada pula beberapa turis yang merupakan luberan dari Bandara Ngurah Rai Bali. Seperti yang dialami dua warga Belanda saat ditemui di Bandara Banyuwangi. Karena tidak dapat tiket terbang ke Jakarta, mereka menempuh jalur darat dengan mobil carteran dari Denpasar menuju Banyuwangi. ”Saya dapat tiket penerbangan bruise dari Banyuwangi ke Jakarta. Karena semua pesawat dari Bali ke Jakarta sudah full hari ini. Kami berangkat dengan mobil dari Denpasar ke Banyuwangi dan terbang dari Banyuwangi ke Jakarta,” ujar warga Amsterdam selatan itu.

(bw/ddy/als/JPR)

 

More banyuwangAi ...

  • Usaha Pembuat Lemari Kayu LesuUsaha Pembuat Lemari Kayu Lesu Menurut Bakar dalam sepekan rata-rata berhasil menjual lima unit lemari. Untuk satu unit lemari berbahan kayu jati, biasanya dijual dengan harga Rp 1,5 juta hingga Rp 3,5 juta. “Tidak […]
  • Citilink Ajukan Tambahan PenerbanganCitilink Ajukan Tambahan Penerbangan BANYUWANGI – Aksebilitas Banyuwangi ke kota-kota lain se-Indonesia kian mudah. Betapa tidak, setelah terbang perdana rute Jakarta-Banyuwangi pergi pulang (PP) pada 15 Februari lalu, […]
  • Jembatan Putus, Hujan Sebelas Jam, 10 Ha Tanaman TerendamJembatan Putus, Hujan Sebelas Jam, 10 Ha Tanaman Terendam WONGSOREJO – Bencana alam menyambut datangnya tahun baru 2018. Hujan deras yang mengguyur wilayah Banyuwangi Sabtu dini hari (30/12) hingga Minggu siang (31/12) mengakibatkan genangan air […]