Pemilihan Rute Balap Sepeda Tur Banyuwangi-Ijen 2018 Dipuji

TEMPO.CO, Banyuwangi – Organisasi Balap Sepeda Dunia atau Uni Sepeda Internasional (UCI) memberikan apresiasi yang tinggi atas pemilihan rute balapan pada International Tour De Banyuwangi (ITDBI) Ijen 2018. Sepanjang empat etape, rute yang disuguhkan ITdBI dinilai begitu menantang, dan bahkan sudah berkelas dunia.

Baca: Pembalap Australia Juarai Tour de Banyuwangi Ijen 2018

Pejabat Commissaire 2 UCI Michale Robb dari Irlandia mengatakan sudah banyak mengikuti kejuaraan dunia mewakili UCI. Rute yang disajikan ITdBI menurutnya tidak kalah dengan kejuaraan dunia di berbagai negara.

“Semua rutenya dari etape 1 sampai terakhir sempurna, tidak kalah dengan Eropa. Pemandangannya juga sangat indah, setelah pulang saya akan promosi tentang Banyuwangi dan mengajak orang orang untuk berwisata dan berinvestasi di Banyuwangi,” ujar Micky, panggilan akrabnya.

Rute ITdBI juga dinilai sangat menantang  bagi para pembalap. Dimulai dari etape 3 yang menurut Micky sangat pas pilihan rutenya. Pada etape ini, pembalap melewati dua tanjakan yang masuk kategori 3, dan rutenya naik turun.

Hal yang sama juga di etape 4, yang menyajikan tanjakan menuju Gunung Ijen. Rute ini memang menjadi yang terberat karena melalui tanjakan Gunung Ijen dengan ketinggian 1880 di atas permukaan laut dan tingkat elevasi hingga 20 persen. Rutenya juga menyajikan kemiringan lereng hingga 45 derajat.

Excellent route, sangat teknikal. Saya pernah ikut World Tour salah satunya Giro de Italia, rute di sini mirip dengan kejuaraan tersebut,” kata Micky.

 

Terkait rute, jawara ITDBI 2018 Benjamin Dybal mengaku jika rute etape 1 sampai 4 semuanya berat. Etape empat membuatnya harus ektra menguras tenaga dan mengatur teknik bersepeda. “Saya sudah berulang kali menghadapi tanjakan. Ini adalah tanjakan terberat yang pernah saya taklukkan. Mungkin satu dari tiga tanjakan terberat yang pernah saya selesaikan sepanjang karier balapan saya,” sebut pembalap berusia 29 tahun itu.

Tidak hanya memuji pilihan rute ITdBI Micky juga menilai keseluruhan pelaksanaan ITdBI telah dilakukan secara profesional. Mulai penataan lokasi start dan finis termasuk penataan barrier, pengambilan video, semua terkoordinasi dengan baik. “Semua berjalan dengan lancar aman dan sesuai standar, tidak ada komplain. Panitia sudah melakukan pekerjaannya dengan baik, well organized. Saya juga merasa nyaman di sini. Terima kasih untuk semuanya, saya merasa beruntung terlibat di eventuality ini,” ujar Robb.

Sedangkan Commissaire 3 ITdBI Tsunenori Kikuchi mengatakan pada setiap tahun dirinya terlibat, selalu ada kejutan di ITdBI. Tahun ini dia sangat suka dengan area finis etape ke empat yang berlangsung di area Gunung Ranti yang lokasinya terpaut hanya 50 scale dari Paltuding Ijen. Lokasi ini menyuguhkan scenery pegunungan yang indah dengan latar Gunung Ranti yang menjulang gagah.

“Saya merasa ITdBI adalah lomba yang terbaik untuk kategori 2.2 tidak hanya di Asia tapi di dunia,” cetusnya. Sementara itu Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada ITdBI oleh para juri tersebut. Anas mengatakan Banyuwangi senantiasa memperbaiki kualitas penyelenggaraan ITdBI sebagaimana masukan dari UCI setiap tahunnya.

Baca: Balap Sepeda Tour de Banyuwangi Ijen Dapat Pujian UCI

“Kami ingin memberikan yang terbaik bagi para pembalap yang bertanding di event ini,” ujar Anas dalam rilis yang diterima Tempo, Sabtu, 29 Sep 2018.

DAVID PRIYASIDHARTA

More banyuwangAi ...