Pembahasan Tiga Raperda Inisiatif Ditarget Tuntas 40 Hari

Komisi II (Bidang Perekonomian) ditugaskan untuk membahas raperda pengembangan pertanian organik. Sedangkan Komisi III (Bidang Keuangan dan Anggaran) mendapat mandat untuk membahas raperda penyelenggaraan kabupaten layak anak.

Selain itu, rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Ismoko itu juga memutuskan pembentukan tiga Panitia Khusus (Pansus) dan pimpinan Pansus. Pansus raperda perlindungan pasar rakyat dipimpin Ali Mustofa dari Fraksi Hanura-Nasdem dan Atiqoh asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai ketua dan wakil ketua.

Pansus Raperda Pengembangan Pertanian Organik diberikan pada Andik Purwanto asal Fraksi Gerindra-Sejahtera dan Siti Mafrochatin Ni’mah asal Fraksi PKB sebagai ketua dan wakil ketua. Sementara raperda perlindungan kabupaten layak anak langsung dipimpin inisiator raperda, Neni Viantin Diyah Martiva dan Sri Utami Faktuningsih asal Fraksi Partai Demokrat sebagai wakil ketua pansus.

Ismoko mengatakan, setelah pansus terbentuk, diharapkan segera membahas rancangan produk hukum daerah tersebut bersama tim eksekutif. ”Pembahasan raperda ditarget tuntas dalam waktu 40 hari,” ujarnya.

Sebelum menggelar paripurna internal, DPRD menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan tanggapan fraksi terhadap pendapat bupati atas diajukannya tiga raperda inisiatif. Tiga raperda itu adalah raperda tentang pengembangan pertanian organik, raperda tentang penyelenggaraan kabupaten layak anak, dan raperda tentang perlindungan pasar rakyat.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Yusieni. Pandangan masing-masing fraksi lantas diberikan kepada Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Djadjat Sudradjat yang hadir mewakili Bupati Abdullah Azwar Anas.(sgt/afi)

(bw/sgt/ics/JPR)

 

More banyuwangAi ...

  • Sering Ditanyakan, Perda Syariah Masih Tunggu JuknisSering Ditanyakan, Perda Syariah Masih Tunggu Juknis Dalam beberapa kali kesempatan, kata Khusnan, eksekutif hanya memberikan jawaban masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) di atas. ”Eksekutif mengaku […]
  • Anas Mundur Bacawagub, Birokrasi Banyuwangi Tetap SolidAnas Mundur Bacawagub, Birokrasi Banyuwangi Tetap Solid BANYUWANGI – Jajaran birokrasi di internal Pemkab Banyuwangi dipastikan tidak terpengaruh gonjang-ganjing yang mendera Bupati Abdullah Azwar Anas sejak dua hari terakhir. Kalangan […]
  • 11 DPC Ajukan Mosi Tidak Percaya11 DPC Ajukan Mosi Tidak Percaya BANYUWANGI – Internal Partai Persatuan Indonesia (Perindo) bergolak. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perindo Banyu­wa­ngi Khairul Falah, “diserang” mosi tidak percaya oleh 11 […]