Partai Demokrat Tawari Kader NU Jadi Caleg

Sejumlah DPC PD yang dipimpin Ketua DPC PD Michael Edi Hariyanto melakukan safari politik ke kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi. Kedatangan pengurus partai berlambang forgiveness merah putih itu disambut langsung Rais Syuriah dan Ketua Tanzfidiyah KH Hisyam Safaay dan KH Masykur Ali.

Rombongan Michael terdiri Ketua Dewan Kehormatan Cabang Tjipta Soejarwo Tjoek dan Ketua Majelis Partai KH Ahmad Burhan Albanani. Michael mengatakan, rencana kunjungan Partai Demokrat menghadap PCNU sudah direncanakan empat bulan yang lalu.

Selain silaturahmi, kunjungan juga dimaksudkan untuk meminta petunjuk kepada NU jika ada sesuatu hal yang akan dilakukan dan bisa diberikan Partai Demokrat kepada NU. ”Sekitar 98 persen struktur kepengurusan Partai Demokrat adalah warga NU. Wajar, jika Partai Demokrat silaturahmi untuk minta petunjuk kepada tokoh dan kiai NU mengenai langkah selanjutnya yang harus dilakukan,” kata Michael. Selain itu, visi dan misi perjuangan NU juga merupakan visi dan misi Demokrat. Hasil audiensi antara pengurus harian Partai Demokrat dengan pengurus harian PCNU akan digunakan PD sebagai dasar perjuangan untuk melayani rakyat.

Dalam kesempatan itu, DPC Demokrat Banyuwangi juga menawarkan kesempatan umrah bagi Rais Syuriah PCNU KH Hisyam Syafaat, Ketua Tanfidziyah PCNU KH Masykur Ali, dan Sekretaris PCNU Guntur Al-Badri. ”Bulan Februari ini kami bersama dengan 27 orang pengurus Demokrat lainnya akan berangkat umrah,” jelas Michael.

Saat ditanya apakah kedatangannya tersebut terkait dengan rencana pemenangan pasangan calon gubernur Khofifah dan Emil Dardak dalam Pilgub Jatim 2018? Michael membantah dengan tegas. Kedatangannya murni karena silaturahmi untuk menyamakan visi dan misi Demokrat dengan NU. ”Demokrat sudah bersinergi dengan PCNU, terutama dalam module pemberdayaan ekonomi kerakyatan untuk menyejahterakan masyarakat. Sehingga ke depan akan mampu menggerakkan ekonomi rakyat di pedesaan,” jelas Michael.

Michael menambahkan, sampai hari ini untuk bakal caleg dari Demokrat sudah terjaring. Namun, pihaknya juga menawarkan tempat dari unsur NU jika di kemudian hari ada kader NU dan PCNU mengusulkan calon menjadi bakal caleg yang diusung melalui Demokrat. ”Setiap dapil sengaja kami kosongkan, barang kali ada dari tokoh NU mencalonkan dirinya menjadi caleg dari Demokrat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Banyuwangi KH Masykur Ali mengatakan, NU adalah rumah besar. Tempat berbagai macam orang untuk bernaung. Seperti yang sudah disampaikan Rais Syuriah KH Hisam Syafaat, NU ada di mana-mana dan tidak ke mana-mana. Artinya warga NU ada di Partai Demokrat. Seperti halnya, Kiai Burhan Albanani, Kiai Habib Toha, dan kiai-kiai lainnya. ”Asal height dan programnya sama dengan tujuan NU, kita acquire untuk menerima kehadiran DPC Demokrat Banyuwangi,” ujar KH Masykur Ali

 

Masykur juga berpesan kepada pengurus partai demokrat, untuk menjadi partai yang hebat semua kader harus mempunyai jiwa disiplin tanpa diawasi, bekerja tanpa disuruh, dan bertanggung jawab tanpa diminta. ”Jika semua sikap itu ada di hati kader partai demokrat, serta dapat terpenuhi. Maka tidak lama Partai Demokrat akan mencapai apa yang diinginkan,” jelasnya.

Mengenai tawaran untuk berangkat umrah, KH Masykur Ali akan patuh terhadap keputusan Rais Syuriah PCNU KH Hisyam Syafaat. ”Kalau beliaunya oke, saya ya oke saja,” pungkas Masykur Ali. (ddy/afi/c1)

(bw/sgt/ics/JPR)

More banyuwangAi ...