Pangdam V/Brawijaya Puji Pariwisata dan Kuliner Banyuwangi




Banyuwangi – Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko benar-benar menikmati keindahan kultur dan masyarakat Banyuwangi. Tak hanya itu, Jenderal bintang dua TNI AD ini menyukai kuliner khas suku Using (suku asli Banyuwangi) yang disuguhkan di Ijen Isun Village, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah.

“Makanannya enak. Baru pertama kali merasakan masakan Banyuwangi. Tadi ada pecel pitik, uyah asem enak juga. Kopi juga nikmat,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, Jumat malam (27/10/2017).

Diakui Kustanto, Banyuwangi memiliki daya tarik pariwisata yang apik. Salah satu contohnya adalah menikmati suguhan kuliner yang dilengkapi dengan alunan musik angklung dan othek, yang dimainkan oleh masyarakat sekitar. Tak hanya itu, Kustanto juga berkeliling menikmati keindahan arsitektur dan ornamen-ornamen rumah khas Using Banyuwangi, yang berada di Ijen Isun.

“Ini sangat menarik, ketika wisata itu berdampak dengan warga sekitar. Saling melengkapi. Mereka bisa beratraksi disini. Sekaligus mengenalkan kuliner khas mereka. Makanya pariwisata Banyuwangi hidup. Dan ini akan bisa menjaga stabilitas keamanan jika masyarakatnya juga dapat meningkat taraf hidupnya melalui pariwisata,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, saat ini kunjungan wisata di Banyuwangi naik tajam. Sebagai pelengkap destinasi wisata, masyarakat mulai memunculkan tempat nokrong baru, sebagai penunjang destinasi wisata di Banyuwangi.

 

“Saat ini muncul kafe-kafe baru yang berkonsep wisata birthright di Banyuwangi. Kami menjual pola itu agar ada beda antara Banyuwangi dengan daerah lain,” ujarnya.

Selain itu, kata Anas, pertumbuhan ekonomi disekitar destinasi wisata juga tumbuh pesat. “Masyarakat memanfaatkan destinasi wisata dengan baik. Memanfaatkan celah dengan membangun tempat kuliner yang dibalut dengan keunikan tersendiri sambil melestarikan tradisi,” tambahnya.

(iwd/iwd)

More banyuwangAi ...