Omzet Perajin Emas Menurun

Saat pesanan itu sangat banyak, Hendri mengaku sampai kewalahan. Tapi kali ini, dalam satu pekan hanya melayani beberapa pelanggan saja. “Dulu dalam sehari bisa dapat lima pesanan cicin, tapi sekarang sehari hanya satu pesanan cicin,” ujarnya.

Permintaan pembuatan cincin, jelas dia, dulu pale banyak dari para penghobi batu akik. Karena sekarang demam batu akik sudah sepi, maka pesanan cincin juga sepi. “Sekarang hanya mengerjakan perhiasan yang rusak, seperti menyambung kalung yang putus dan menyambung cincin yang patah,” ungkapnya.

Selama ini, jelas dia, pemesanan lebih banyak dari perorangan dan toko emas, biasanya untuk membuat cincin kawin calon pengantin. Mengenai upah, dilihat banyak sedikitnya pesanan dan tergantung tingkat kesulitan pengerjaannya. “Ongkos tergantung dari banyak dan sedikitnya bahan yang dikerjakan dan tingkat kesulitan, rata-rata Rp 5.000 hingga Rp 35 ribu per batang,” katanya seraya menyebut sehari mampu menyelesaikan cincin polos dan anting rata-rata 10 buah,” terangnya sembari membakar emas batangan yang menyerupai kawat itu.

Perajin emas lainnya, Sunarto mengatakan kendala yang dihadapi itu kekurangan permodalan dan peralatan yang digunakan. Selama ini, yang dipakai masih minim dan terlalu sederhana. “Modal kecil dan peralatan masih manual, untuk mengejar karya pabrikan masih suli,” cetusnya.(kri/abi)

(bw/kri/ics/JPR)

More banyuwangAi ...

  • Angin Besar Terjang Rumah WargaAngin Besar Terjang Rumah Warga Saat hujan mulai reda, masih kata dia, tiba-tiba datang angin kencang. Warga yang belum tidur, sempat keluar rumah. “Anginnya itu kencang banget, warga banyak yang keluar rumah,” […]
  • Tiga Rumah Warga Ikut Terendam Banjir MuncarTiga Rumah Warga Ikut Terendam Banjir Muncar Keiga rumah milik warga yang ikut terendam itu adalah milik Imam Wahidi, 39; Andik, 37, dan Sunyono, 63. Dari ketiga rumah itu, yang paling parah milik Sunyono. Sebab, di bagian dapur […]
  • Ombak Besar Hantam Perahu NelayanOmbak Besar Hantam Perahu Nelayan Ketua Pokmaswas Pelabuhan TPI Satelit, Desa Tembokrejo, Tukimin, mengatakan saat ini cuaca yang ada di sekitar perairan Muncar sedang tidak bersahabat. Para nelayan, banyak yang […]