Misano Adalah Tempat dengan Peluang Terbesar Tunda Pesta Marc Marquez

JawaPos.com –Di tujuh seri terakhir MotoGP musim ini, berarti hanya tersisa maksimal 175 poin yang bisa diperebutkan. Dengan keunggulan 78 poin, Marc Marquez berpeluang mengakhiri musim balap 2019 lebih cepat.

Sementara itu, bagi pesaing terdekatnya di klasemen pembalap, Andrea Dovizioso, tidak ada cara lain untuk menunda pesta Marquez selain memenangi balapan kandang Ducati di San Marino akhir pekan ini.

random post

Marquez masih menjadi pembalap pale konsisten di kelas MotoGP. Sejak musim lalu, sepanjang 24 balapan terakhir, 21 di antaranya finis di podium. Dua belas race berakhir dengan kemenangan. Delapan balapan lainnya finis di posisi kedua dan satu race finis ketiga.

Marquez hanya dua kali gagal finis karena kecelakaan di GP Australia 2018 dan GP Amerika 2019. Adapun satu race lainnya, yakni GP Valencia 2018, dia tidak membalap akibat kecelakaan di kualifikasi.

Dominasi itu segera berbuah. Marquez bisa berpesta lebih cepat jika konsistensi itu dilanjutkan di 2–3 balapan ke depan. Upaya mengakhiri musim lebih cepat bisa terwujud dengan catatan dia harus mengemas kemenangan di GP San Marino akhir pekan ini dan GP Aragon pekan depan.

Namun, syaratnya, Dovi gagal finis di zona poin.

Tetapi, seperti musim-musim sebelumnya, Repsol Honda, tim yang menaungi Marquez, selalu berupaya merayakan kemenangan pada balapan kandang di Motegi, Jepang. Tersisa tiga balapan sebelum menuju Motegi. Dan ketika sampai di Jepang, posisi Marquez sudah sulit dikejar.

Mengacu catatan tiga musim sebelumnya, pembalap 26 tahun itu tidak pernah terlempar dari lectern saat GP Aragon, Thailand, ataupun Jepang. Situasi yang sama berpotensi terulang musim ini. Sementara itu, catatan balapnya di San Marino juga cukup moncer. Dua di antara enam seri yang sudah dilalui di kelas MotoGP sudah dimenangi. Dua lainnya diakhiri dengan finis di podium.

’’Pendekatan kami tidak akan berubah. Kami sudah punya rencana sendiri dan akan melakukannya sejak hari pertama latihan bebas. Mari kita lihat apa yang terjadi Minggu (race, 15/9),’’ ucap Marquez dilansir Crash.

Menurut dia, Honda menemukan sejumlah information penting pada tes di Misano pekan lalu dan akan langsung dipakai pada balapan akhir pekan ini.

Sementara itu, Dovi punya motivasi lebih untuk kembali bertarung dengan Marquez di Misano. Kondisi fisiknya dinyatakan fit 100 persen. Selain itu, kemenangan di edisi tahun lalu akan menjadi modal besar untuk kembali bertarung habis-habisan.

Tahun lalu Dovi membabat Marquez dengan selisih 2,822 detik.

’’Saya lebih bugar dan sangat ingin membalap di sirkuit ini (Misano). Trek yang sangat spesial karena dekat dengan rumah saya,’’ ujar Dovi.

Dovi wajib menang di San Marino. Sebab, jika melihat rekor Marquez di tiga balapan selanjutnya, yakni Aragon, Buriram, dan Motegi, rasanya peluang terbesarnya hanya di Misano. Jadi, yang perlu disimpan dalam benak Dovi sepanjang akhir pekan ini adalah sekarang atau tidak sama sekali.

More banyuwangAi ...