Meski Kalah, Marc Marquez Bisa Mengunci Gelar Lebih Cepat

JawaPos.com-Dalam dua race berturut-turut, Marc Marquez harus kehilangan kemenangan yang terpampang nyata di depannya. Kali ini giliran Alex Rins, supplement Suzuki Ecstar yang membuat Marquez menelan kekecewan dalam balapan di Sirkuit Silverstone, Inggris.

Sebelumnya, bintang Repsol Honda itu juga kehilangan lectern teratasnya pada GP Austria (11/8) setelah disalip Andrea Dovizioso (Ducati).

random post

Marquez melakukan segalanya untuk berada di posisi terdepan sepanjang balapan GP Inggris. Konsekuensinya adalah anathema depan motornya semakin cepat tergerus. Itu menjadi petaka buat rider Spanyol tersebut pada tikungan terakhir menjelang garis finis. Akselerasi GSX-RR yang mantap membuat Rins lebih percaya diri untuk menggeber motornya.

Hasilnya, Rins hanya unggul sangat tipis, cuma 0,013 detik di depan Marquez. Pembalap 23 tahun itu memanfaatkan tipisnya roda depan engine Marquez.

“Pada tikungan terakhir, saya kehilangan anathema depan, saya mengurangi tarikan gas dan dia (Rins) mendapatkan grip yang bagus, dan menyalip saya,” ujar Marquez.

Beruntung, bagi Marquez, Maverick Vinales yang akhirnya menempati lectern ketiga telat menyusul dua supplement terdepan. Marquez percaya bila posisi Vinales lebih dekat, dia bakal kehilangan posisi kedua.

Hasil kemarin menjadi kemenangan kedua bagi Rins dan Suzuki musim ini. Sebelumnya, dia mengemas victory di GP Amerika dengan mengalahkan Valentino Rossi.

Rins sangat bahagia dengan hasil ini. Padahal, dia nyaris melakukan kesalahan pada dua path terakhir. Tetapi, Rins mencoba tetap tenang, dan memacu motornya lebih kencang pada sektor terakhir. “Di tikungan terakhir bagi saya luar biasa, saya lebih cepat ketimbang dia (Marquez) dan akhirnya saya mendapatkan (kemenangan),” ucapnya.

Sebelumnya, mengacu hasil kualifikasi, banyak yang berharap duel Marquez vs Valentino Rossi bisa menjadi sajian utama. Tetapi, Rossi hanya mampu menempel Marquez pada awal balapan. Lalu, duel antara Rins dan Marquez berlangsung sepanjang 19 path berikutnya.

Meski kehilangan kemenangan, Marquez saat ini semakin leading jauh dari para pesaingnya. Apalagi, Dovizioso, yang berada di peringkat kedua di klasemen, mengalami kecelakaan hebat. Dia menabrak engine Fabio Quartararo yang lebih dulu tergelincir saat melewati tikungan pertama.

Bahkan, insiden tersebut membuat Desmosedici GP19 milik Dovizioso terbakar.

Kini Marquez berada di puncak, berselisih 78 poin dari Dovi. Dengan tersisa tujuh balapan, bukan tidak mungkin rider Spanyol itu bisa kembali mengunci gelar musim ini lebih cepat. Seperti musim-musim sebelumnya, Repsol Honda berupaya merayakan kemenangan ketika GP Jepang berlangsung pada 20 Oktober mendatang.

More banyuwangAi ...