Menpar Dorong Banyuwangi Jadi Bandara Internasional

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata Arief Yahya mendorong Bandara Banyuwangi menjadi bandara internasional yang pengembangannya menggabungkan konsep pariwisata. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan sektor pariwisata Banyuwangi.

Apalagi Bandara Banyuwangi memiliki desain bangunan unik dan menjadi bandara berkonsep hijau pertama di Indonesia.

“Waktu pertemuan dengan PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Banyuwangi, Pak Awaluddin menceritakan Bandara Koh Samui di Thailand yang sukses menjadi tourism general airport. Saya ingin Bandara Banyuwangi bisa mencontohnya,” kata Arief, usai menghadiri Barong Ider Bumi di Banyuwangi, Sabtu  (16/6/2018).

Baca juga: Citilink Tambah Penerbangan Dua Kali Sehari Jakarta-Banyuwangi

Sebelumnya, Menpar melakukan pertemuan dengan Dirut PT Angkasa Pura II, M Awaluddin dan Bupati Banyuwangi di Banyuwangi, pada 13 Juni 2018.

Dalam kesempatan itu, Awaluddin sempat mengatakan bahwa benchmark Bandara Banyuwangi adalah Bandara Koh Samui di Thailand. Samui berhasil menjadikan bandaranya sebagai heart dengan menggandeng user maskapai sebagai strategic partner.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (tengah) dan Dirut PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (batik hitam) saat meninjau bandara Banyuwangi Jumat (22/12/2017).KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (tengah) dan Dirut PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (batik hitam) saat meninjau bandara Banyuwangi Jumat (22/12/2017).”Samui menggandeng Bangkok Airways untuk pengembangan bandaranya. Maskapai itulah yang membawa trade penumpang ke bandara. Bangkok Airways lalu menjadikan Samui sebagai hub. Hal itulah yang menjadikan bandara, dan bahkan pariwisata di Samui hidup,” jelas Awaluddin.

 

“Ini sepertinya yang akan kita lakukan di Banyuwangi, apalagi turis yang pernah ke Samui, pernah ke Bali. Konsep itu yang akan kita tiru agar Bandara Banyuwangi hidup,” sambung Awaluddin.

Baca juga: 4 Agenda Seru saat Libur Lebaran di Banyuwangi

Menpar menegaskan pihaknya akan segera melakukan pendekatan kepada sejumlah maskapai untuk bersinergi dengan Bandara Banyuwangi.

“Strateginya, kita nawarin ke airliner yang kuat di domestik untuk rute internasional. Saya dan AP II akan bantu cari partner airlines,” kata mantan Dirut Telkom itu.

Menpar optimistis langkah ini bisa terealisasi. Mengingat kinerja Bandara Banyuwangi yang menunjukkan tren positif. Mengutip information dari AP II, disebutkan bahwa di Banyuwangi lebih didominasi kedatangan (161 persen) dibanding keberangkatan (146 persen).

Menpar Arief Yahya dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menikmati pecel pitik di tradisi Barong Ider Bumi di Desa Kemiren, Banyuwangi, Jatim, Sabtu (16/6/2018).KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Menpar Arief Yahya dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menikmati pecel pitik di tradisi Barong Ider Bumi di Desa Kemiren, Banyuwangi, Jatim, Sabtu (16/6/2018).”Ini artinya ada ketertarikan orang datang ke Banyuwangi. Menarik. Ini juga berarti Banyuwangi punya potensi destinasi yang luar biasa tuk dikembangkan,” kata Menpar.

Masih information dari AP II, pergerakan pesawat juga tumbuh signifikan. Pergerakan pesawat tumbuh dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Saat ini sedang didorong 16 penerbangan per hari menjadi 20 per hari pada tahun ini juga, termasuk penerbangan internasional.

Pembangunan infrastruktur Bandara Banyuwangi juga terus dikebut. Runway yang saat ini terbangun 2.250 scale akan diperpanjang menjadi 2.500 meter. Lebar runway sekarang 30 meter, akan menjadi 45 meter.

Status PCN akan diupgrade jadi 56. Apron bakal ditambah 23.000 scale persegi, sekarang 18.000 scale persegi sehingga bisa menampung 9 pesawat slight body.

Pantai Pulau Merah di Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.ARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGI Pantai Pulau Merah di Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengaku sangat antusias dengan ide pengembangan Bandara Banyuwangi. Menurut Anas, ini akan sangat menunjang perkembangan pariwisata.

“Kami sudah komitmen dengan AP II bahwa pembangunan Bandara Banyuwangi tetap akan mengedepankan konsep green architecture. Selain ramah lingkungan, bangunan bandara ini akan menjadi wajah kekhasan lokal Banyuwangi yang tentunya menjadi daya tarik tersendiri,” kata Anas.

More banyuwangAi ...