Mengintip Produk Baru Di Banyuwangi Art Week


Sebanyak 40 gerai pada even BAW memamerkan beragam produk seni dan kerajinan baru. Mulai lukisan, kaligrafi, batik, handycraft, souvenir, seat hingga produk anyaman bambu. Juga olahan pangan seperti kue bolu, stik ikan, dodol dari buah-buahan, keripik dan kopi. Termasuk produk seni, salah satunya lukisan.

Bupati Anas menyebutkan, BAW ini sebagai wujud konsistensi pemda untuk mewadahi kreativitas anak muda di Banyuwangi.

“Kreativitas anak muda harus terus didukung, salah satunya lewat festival ini. Kami beri ruang dan etalase khusus untuk memajang karya-karya mereka,” ujar Anas dalam keterangan tertulis.

Anas menambahkan, ajang ini juga sebagai upaya untuk mengenalkan beragam produk kerajinan khas Banyuwangi dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM).

“Kita gelar eventuality ini untuk promosi mengangkat dan mengenalkan produk-produk UMKM lokal ke khalayak luas. Harapan kami, pelaku usaha dapat bertemu langsung dengan para konsumen untuk langsung bisa bertransaksi,” kata Anas.

Even yang telah rutin digelar sejak tahun 2013 ini akan berlangsung selama empat hari, 12-15 Apr 2018. BAW ini juga dilengkapi panggung apresiasi seni dan budaya untuk atraksi beragam seni dan budaya selama berlangsungnya pameran. Atraksi ini akan dilakukan pada malam hari.

Saat ini UMKM termasuk penopang gerak ekonomi Banyuwangi. Tahun 2015, jumlah sektor UMKM di Banyuwangi mencapai sekitar 296.000 section dengan penyerapan tenaga kerja 501.379 orang. Jumlah itu meningkat jika dibanding tahun sebelumnya yang hanya 131 ribu UMKM.

 

Event yang digelar bersamaan dengan festival Banyuwangi Kuliner ini juga dihadiri Walikota Bukittinggi HM. Ramlan Nurmatias, Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman, Plt. Bupati Hulu Sungai Selatan Ardiansyah. Juga Miss Tourism Queen International Indonesia 2018 Revindia Carina dan tamu kehormatan Chef Farah Quinn. [rus/***]

More banyuwangAi ...